Bupati Muba Bagikan Masker Usai Shalat Istisqo

16

MUSI BANYUASIN, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tak hanya memanjatkan doa untuk meminta hujan di tengah kemarau panjang. Usai menggelar Shalat Istisqo, Bupati Muba HM Toha Tohet bersama jajaran turun langsung ke jalan membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas di depan Kantor Bupati Muba, Senin (7/9/2026).

Rangkaian kegiatan diawali zikir bersama. Selanjutnya, jamaah melaksanakan Shalat Istisqo yang dipimpin Ustadz Hamid Al Hafiz. Khotbah disampaikan Ustadz Angga Purnama Al Hafiz. Seluruh rangkaian berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Muba HM Toha Tohet mengatakan, Shalat Istisqo merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar menurunkan hujan, terutama ketika masyarakat menghadapi musim kemarau.

“Shalat Istisqo ini kita laksanakan untuk memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar segera menurunkan hujan. Kita sedang menghadapi musim kemarau yang cukup panjang dan dampaknya sudah dirasakan di sejumlah wilayah,” ujar Toha.

Menurut Toha, kemarau panjang telah menyebabkan kekeringan disejumlah wilayah Muba. Kondisi tersebut juga mulai berdampak terhadap tanaman dan aktivitas masyarakat.

Ketersediaan air, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat serta keberlangsungan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi bagian penting aktivitas ekonomi di Muba.

Usai melaksanakan Shalat Istisqo, Bupati Toha bersama jajaran tidak langsung kembali ke kantor. Mereka turun ke jalan di depan Kantor Bupati Muba untuk menyapa masyarakat sekaligus membagikan masker kepada pengendara dan warga yang melintas.

“Saya pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mengikuti Shalat Istisqo ini. Semoga doa dan ikhtiar kita bersama mendapat ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hujan segera diturunkan,” kata Toha.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan selama musim kemarau. Salah satunya dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Mari kita sama-sama berdoa dan berikhtiar. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat Musi Banyuasin,” pungkasnya. (Sansida)

Bagaimana Menurut Anda