Dari Muara Enim ke Polandia, Bintang Nazhifah Bawa Nama Indonesia ke Jambore Dunia 2027

17

MUARA ENIM, BERITAANDA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Muara Enim. Bintang Nazhifah Banafsha, anggota Pramuka Penggalang Garuda, resmi terpilih menjadi wakil Indonesia pada Jambore Pramuka Sedunia ke-26 (26th World Scout Jamboree) yang akan digelar di Gdansk, Polandia, pada 2027 mendatang.

Kabar tersebut disampaikan dihadapan sekitar 3.000 peserta upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Muara Enim yang berlangsung di Lapangan Merdeka Muara Enim, Senin (7/9/2026).

Upacara tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab), Ir. Hj. Sumarni M.Si, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Muara Enim Yudhistira Dwi Putra SE, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Muara Enim, termasuk Ketua DPRD Muara Enim Deddy Arianto S.Pd.

Dalam amanatnya, Plt. Bupati Muara Enim menyampaikan apresiasi terhadap para anggota Pramuka yang berhasil menempuh uji kecakapan Pramuka Penggalang Garuda. Secara khusus, apresiasi diberikan kepada Bintang Nazhifah Banafsha yang mampu melewati proses seleksi hingga dipercaya menjadi salah satu wakil Indonesia pada ajang kepanduan tingkat dunia tersebut.

“Capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Muara Enim dan Indonesia ke panggung kepanduan dunia.”

Keberhasilan Bintang menembus Jambore Pramuka Sedunia sekaligus menambah panjang daftar prestasi Pramuka Muara Enim di tingkat nasional maupun internasional.

Sebelumnya, anggota Pramuka asal Bumi Serasan Sekundang juga menorehkan prestasi pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur. Dalam ajang tersebut, perwakilan Muara Enim terpilih sebagai petugas upacara nasional dan meraih predikat Putri Jambore Nasional mewakili Kontingen Sumatera Selatan.

Dibalik capaian prestasi tersebut, peringatan Hari Pramuka juga menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi perhatian di wilayah Muara Enim.

Plt. Bupati meminta seluruh anggota Pramuka mengambil peran aktif dalam pencegahan karhutla. Salah satunya melalui sosialisasi larangan membakar lahan kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan sekolah, kemudian diperluas ke tengah masyarakat.

“Selain itu, kader Pramuka juga didorong tidak hanya menguasai keterampilan lapangan dan memiliki kedisiplinan tinggi, tetapi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” kata dia.

Kemampuan digital, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari budaya, kuliner, pariwisata hingga produk UMKM Muara Enim ke masyarakat yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat global.

Dengan terpilihnya Bintang Nazhifah ke Jambore Pramuka Sedunia 2027, kiprah Pramuka Muara Enim kini semakin mendapat panggung. Dari Bumi Serasan Sekundang, prestasi itu akan dibawa hingga ke Polandia. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda