Bupati Muara Enim Tegaskan Larangan Rekayasa Data pada Sensus Ekonomi 2026

11

MUARA ENIM, BERITAANDA – Bupati Muara Enim H. Edison SH M.Hum menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan sensus ekonomi 2026. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan pelatihan petugas sensus ekonomi 2026 yang digelar di Hotel Griya Sintesa, Selasa (2/6/2026).

Dihadapan para peserta pelatihan, Bupati Edison mengingatkan seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi kejujuran. Ia secara tegas melarang segala bentuk rekayasa data yang dapat merusak kualitas hasil sensus dan berdampak pada penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, data yang akurat dan dapat dipercaya merupakan fondasi utama dalam merumuskan berbagai program pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, setiap petugas sensus memiliki peran strategis dalam memastikan informasi yang dikumpulkan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Keberhasilan sensus ini tidak hanya bergantung pada metode, tetapi pada kejujuran dan tanggung jawab petugas di lapangan,” tegas Bupati Edison dalam sambutannya.

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Muara Enim memiliki posisi penting dalam perekonomian Sumatera Selatan. Berdasarkan data tahun 2025, daerah ini menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kedua di Provinsi Sumatera Selatan dengan kontribusi mencapai 17,45 persen. Selain itu, terdapat sebanyak 48.857 unit usaha yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi daerah.

Dengan besarnya potensi ekonomi tersebut, Bupati menilai pelaksanaan sensus ekonomi 2026 harus menghasilkan data yang valid, akurat, dan terpercaya. Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran, mulai dari pengembangan sektor usaha, peningkatan investasi, hingga pemberdayaan pelaku ekonomi lokal.

Ia juga berharap para petugas sensus dapat memahami seluruh materi pelatihan dengan baik sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional saat terjun ke lapangan. Ketelitian dalam pendataan, kata dia, akan menentukan kualitas informasi yang dihasilkan dan berpengaruh langsung terhadap arah pembangunan ekonomi Kabupaten Muara Enim di masa mendatang. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda