BKSAP DPR RI Dorong Pembangunan di OKI Selaras Kerangka SDGs

71

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi diplomasi parlemen bertemakan ‘Urgensi SDGs dan Momentum Parliamentary Speakers Summit P20 Indonesia 2022 dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Rakyat’ di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ir. H. A. Hafiz Tohir, mendorong agar target pembangunan di OKI dapat selaras dengan kerangka kerja (frame work) tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Hafiz mengaku terpukau dengan ragam potensi yang dimiliki Kabupaten OKI.

“Menariknya, potensi di OKI tidak hanya di bidang agro saja, tapi juga perkebunan, iklim investasi, sampai birokrasi dengan sistem merit. Ini berkat kepiawaian pemimpin daerahnya,” kata Hafiz.

Hafiz menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dipaparkan oleh Bupati Iskandar terus meningkat setiap tahun. Itu artinya kualitas hidup masyarakat di OKI semakin menarik.

“Tak salah jika OKI dikenal sebagai tanah harapan, namun lebih hebat lagi jika semakin memperkuat kerjasama, baik secara regional, nasional, bilateral, maupun multilateral yang merupakan salah satu poin dari SDGs,” tandas dia.

Bupati OKI H. Iskandar SE mengatakan, di era globalisasi saat ini tidak ada satupun daerah yang dapat bertahan hanya dengan mengandalkan kemampuan kewilayahannya, namun harus mampu memperkuat jejaring kemitraan, baik secara regional, nasional maupun internasional.

“Salah satu implementasi good governance di OKI menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hal itu karena OKI memiliki nilai Monitoring for Center Prevention (MCP) di atas rata-rata nasional yakni 78.40. Tidak hanya itu, selisih nilai MCP dan Survei Penilaian Integritas (SPI) tidak terlalu jauh, yakni dengan nilai 75.00.

“Adanya keseimbangan MCP dan SPI, artinya pelaksanaan pelayanan publik secara administrasi dan substansi telah dijalankan dengan sangat baik,” imbuhnya.

Iskandar menambahkan, potensi capaian dan inovasi akan jadi lebih bermanfaat lagi dengan langkah kolaborasi dan kerjasama multi pihak.

“Kami di Ogan Komering Ilir ini sama dengan wilayah lainnya. Kami ingin maju. Kami ingin memiliki perimbangan keuangan. Kami membangun OKI dari desa, desa maju masa depan Indonesia cerah,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Erwin Soeriadimadja mengatakan, OKI salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang masih terjaga.

“Lima strategi pertumbuhan ekonomi yaitu mendorong produk unggulan daerah, mendorong sektor-sektor potensial baru, mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif, mengembangkan ekonomi syariah berkelanjutan, mendorong pembayaran non tunai serta mendukung digitalisasi ekonomi,” ungkap Erwin.

Ia juga berharap dengan potensi dan kemampuan OKI sebagai lumbung pangan mampu berkolaborasi wujudkan Sumatera Selatan yang mandiri pangan.

Dalam kesempatan tersebut, juga turut hadir anggota BKSAP DPR RI lainnya yang mengisi sesi sosialisasi diplomasi parlemen, antara lain Didi Irawadi Syamsudin dan Arzeti Bibina SE M.A.P. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda