Belajar dari Restorasi Gambut OKI, Wabup Muba Perkuat Komitmen Cegah Karhutla

2

MUSI BANYUASIN, BERITAANDA – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Abdur Rohman Husen, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muba dalam memperkuat sinergi pelestarian ekosistem gambut dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaannya dalam rangkaian kegiatan kunjungan lapangan, penanaman demplot bambu, serta peninjauan infrastruktur pembasahan gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (30/10/2026).

Kabupaten OKI dipilih sebagai lokasi peninjauan karena memiliki kawasan lahan gambut yang luas di Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BP-GMN Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, serta Bupati OKI H. Muchendri Mahzareki.

Dalam kunjungan di Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung, rombongan meninjau kawasan demplot restorasi gambut yang menunjukkan keberhasilan pemulihan ekosistem, baik melalui proses alami maupun intervensi manusia. Kawasan yang pernah mengalami kebakaran berulang pada 1997 dan 2006 tersebut kini telah berkembang menjadi hutan rawa gambut yang ditumbuhi berbagai jenis pohon endemik, diantaranya jelutung, ramin, dan belangeran. Keberadaan vegetasi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung penyerapan karbon.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dan pemanfaatan kearifan lokal dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan karhutla harus dilaksanakan secara kolaboratif dengan tetap memperhatikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Saya berkeinginan agar kabupaten-kabupaten di Sumsel yang memiliki potensi gambut dapat menjadi mitra aktif. Mari kita bersama-sama dibina oleh pemerintah provinsi serta Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional untuk mencegah, menjaga, dan menanggulangi karhutla, sekaligus memastikan adanya pemanfaatan nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Herman Deru.

Sementara itu, Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menyampaikan bahwa pelestarian ekosistem gambut membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan restorasi gambut di Kabupaten OKI dapat menjadi referensi penting bagi Muba dalam mengembangkan strategi pencegahan karhutla yang berkelanjutan.

“Pelestarian ekosistem gambut merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi erat antardaerah. Melalui pembelajaran keberhasilan di Kabupaten OKI, Pemkab Muba siap mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan secara bijak demi menjaga kelestarian alam sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya pelestarian lingkungan perlu berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Karena itu, berbagai praktik baik yang diperoleh selama kunjungan lapangan, termasuk pengembangan demplot bambu, diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara produktif, tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan lingkungan,” pungkas dia. (Sansida)

Bagaimana Menurut Anda