Tingkatkan Layanan Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan 90 SPKLU di Lampung, Lengkap dengan Trip Planner dan Antre EV

10

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Hingga Agustus 2026, PLN telah menghadirkan 90 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 58 lokasi di Provinsi Lampung.

Tak hanya memperluas infrastruktur pengisian daya, PLN juga meningkatkan kualitas layanan melalui kehadiran SPKLU Lounge serta berbagai fitur digital pada aplikasi PLN Mobile, seperti Trip Planner dan Antre EV.

Berbagai fasilitas tersebut dihadirkan untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik, mulai dari merencanakan perjalanan, menemukan lokasi pengisian daya, mengatur antrean, hingga mendapatkan kenyamanan selama proses pengisian berlangsung.

Melalui fitur Trip Planner di PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan perjalanan dengan menentukan titik keberangkatan dan tujuan. Fitur ini membantu pengguna mengetahui lokasi SPKLU yang tersedia di sepanjang rute perjalanan sehingga kebutuhan pengisian daya dapat dipersiapkan lebih awal.

Sementara itu, fitur Antre EV memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengatur antrean pengisian daya di SPKLU. Untuk menunjang kenyamanan pelanggan, PLN UID Lampung juga menghadirkan SPKLU Lounge sebagai fasilitas bagi pengguna kendaraan listrik selama menunggu proses pengisian daya.

General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko mengatakan, bahwa pertumbuhan kendaraan listrik harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Pelayanan kepada pengguna kendaraan listrik tidak hanya berbicara tentang ketersediaan titik pengisian daya. Masyarakat juga membutuhkan kemudahan dalam merencanakan perjalanan, kepastian layanan saat tiba di SPKLU, serta kenyamanan selama menunggu proses pengisian. Karena itu, kami terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik, mulai dari infrastruktur, layanan digital hingga fasilitas pendukung,” ujar Noer, Jumat (30/10/2026).

Hingga Agustus 2026, jaringan SPKLU di Lampung mencapai 90 unit yang tersebar di 58 lokasi. Fasilitas tersebut menjangkau berbagai kawasan strategis, mulai dari pusat perkotaan, jalur utama, jalan tol hingga sejumlah titik yang mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata.

Perluasan jaringan SPKLU tersebut menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026. Saat periode Idulfitri, PLN menyiagakan 67 unit SPKLU di 40 lokasi. Jumlah tersebut meningkat menjadi 83 unit di 51 lokasi pada Juni 2026, hingga mencapai 90 unit di 58 lokasi pada Agustus 2026.

Seiring bertambahnya infrastruktur, aktivitas penggunaan kendaraan listrik di Lampung juga menunjukkan perkembangan. Selama periode Idulfitri, 14–29 Maret 2026, SPKLU di Lampung mencatat sebanyak 3.090 transaksi pengisian dengan konsumsi energi mencapai 73.919 kWh.

Kesiapan infrastruktur tersebut juga mendukung perjalanan kendaraan listrik lintas provinsi. Pada Agustus 2026, Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) melaksanakan Touring Kemerdekaan dengan rute Jakarta–Lampung–Jakarta menggunakan kendaraan listrik. Kegiatan ini menjadi salah satu bukti bahwa perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik semakin didukung oleh ketersediaan jaringan pengisian daya.

Komitmen PLN terhadap transisi energi bersih juga diterapkan di lingkungan internal perusahaan. PLN UID Lampung saat ini telah mengoperasikan 51 kendaraan listrik atau 100 persen kendaraan operasionalnya berbasis kendaraan listrik (EV).

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata dukungan PLN terhadap penggunaan kendaraan rendah emisi sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam pemanfaatan kendaraan listrik untuk menunjang aktivitas operasional.

“PLN ingin perubahan menuju energi bersih tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur. Kami memulainya dari internal perusahaan, membuktikan pemanfaatannya bersama komunitas, meningkatkan kenyamanan pelanggan, serta berkolaborasi dengan dunia usaha agar kendaraan listrik semakin relevan untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh,” kata Noer.

Selain itu, PLN UID Lampung terus memperluas pelayanan melalui program SPKLU Partnership dengan mendorong keterlibatan dunia usaha, khususnya sektor perhotelan dan pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan fasilitas pengisian daya, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata yang ramah kendaraan listrik.

Noer menambahkan, seluruh pengembangan tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman penggunaan kendaraan listrik yang semakin mudah dan nyaman bagi masyarakat. Pengguna dapat memanfaatkan Trip Planner untuk merencanakan perjalanan, menemukan lokasi SPKLU, mengatur antrean melalui Antre EV, hingga menikmati fasilitas SPKLU Lounge selama pengisian daya.

“Semakin mudah dan nyaman pengalaman menggunakan kendaraan listrik, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih. Kami berharap peningkatan pelayanan ini turut mendorong perubahan perilaku menuju mobilitas yang lebih efisien dan rendah emisi,” tutup Noer.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan berbagai layanan pendukung kendaraan listrik tersebut dapat mengaksesnya melalui menu Electric Vehicle pada aplikasi PLN Mobile. (*)

Bagaimana Menurut Anda