Antisipasi Penyakit di Musim Penghujan, Dinkes PALI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

1

PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR, BERITAANDA – Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi meningkat akibat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI Haryono SH MM mengatakan, bahwa menjaga kesehatan diri dan kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit selama musim penghujan.

Menurutnya, sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat antara lain demam berdarah dengue (DBD), diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit kulit. Kondisi lingkungan yang lembap, munculnya genangan air, dan buruknya sanitasi dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan tersebut.

Haryono mengingatkan masyarakat agar tidak hanya memperhatikan kesehatan pribadi, tetapi juga berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama memasuki musim penghujan. Jangan sampai terdapat genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga masing-masing,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali menggalakkan gerakan 3M Plus sebagai salah satu upaya pencegahan DBD. Langkah tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), di antaranya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan air putih, beristirahat secara teratur, serta memastikan kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

“Jangan menunggu sakit baru menjaga kesehatan. Kami berharap masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan sehat, karena pencegahan jauh lebih penting. Apabila mengalami keluhan kesehatan, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tambah Haryono.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan genangan air agar lebih waspada terhadap risiko penyakit akibat lingkungan yang tercemar. Warga juga diimbau menjaga kebersihan diri, terutama setelah beraktivitas atau bersentuhan langsung dengan air genangan.

Melalui imbauan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten PALI berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan berbagai langkah pencegahan sejak dini.

Dengan meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama, risiko penyebaran penyakit selama musim penghujan diharapkan dapat ditekan sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan baik. (Amd)

Bagaimana Menurut Anda