Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres OKI Sambangi Tiga Sekolah

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Keselamatan berlalu lintas tidak cukup diwujudkan melalui penindakan di jalan raya. Lebih dari itu, kesadaran untuk mematuhi aturan perlu ditanamkan sejak dini, salah satunya melalui lingkungan pendidikan. Prinsip tersebut diwujudkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) melalui program Polisi Peduli Sekolah.

Melalui program tersebut, personel Satlantas Polres OKI turun langsung ke sejumlah sekolah untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar. Kali ini, kegiatan menyasar tiga sekolah di Kayuagung, yakni SMP Negeri 1 Kayuagung, SMP Negeri 6 Kayuagung, dan SMP Negeri 3 Kayuagung.

Dihadapan para siswa, personel kepolisian memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali rambu-rambu lalu lintas, mematuhi aturan berkendara, menggunakan helm berstandar SNI, serta memahami berbagai risiko kecelakaan yang dapat terjadi akibat kelalaian saat berada di jalan raya.

Edukasi tersebut tidak sekadar bertujuan mengenalkan aturan lalu lintas, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan. Terlebih, para pelajar membutuhkan pembinaan sejak dini agar tidak menganggap pelanggaran lalu lintas sebagai hal yang lumrah.

Kapolres OKI AKBP Agung Aditya Prananta mengatakan, program Polisi Peduli Sekolah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun kesadaran dan kedisiplinan generasi muda, khususnya dalam hal keselamatan berlalu lintas.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan hal yang sangat penting. Edukasi harus dimulai sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, taat aturan, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun orang lain,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan sekolah juga menjadi salah satu upaya untuk membangun hubungan positif antara Polri dan generasi muda. Melalui pendekatan edukatif dan humanis, polisi diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk perilaku tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kasat Lantas Polres OKI AKP Oke Panji Wijaya menegaskan, bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif untuk menekan potensi pelanggaran sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di kalangan pelajar.

“Kami mengajak seluruh pelajar untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya. Patuhi aturan lalu lintas, gunakan helm berstandar SNI, jangan berkendara secara ugal-ugalan, dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.

Ia berharap, pesan keselamatan yang disampaikan melalui kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus pengingat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas.

“Melalui program Polisi Peduli Sekolah, kami terus berupaya memperluas peran kepolisian, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui pembinaan dan peningkatan kesadaran masyarakat. Sebab, budaya tertib berlalu lintas tidak terbentuk secara instan, melainkan harus dibangun melalui edukasi, keteladanan, dan kedisiplinan yang ditanamkan sejak usia dini,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda