Upaya Bupati Iskandar Lobi Gubernur Sumsel Untuk Akselerasi Pembangunan di OKI

53
Bupati OKI Iskandar [kanan] bersama Gubernur Sumsel Herman Deru. [Sumber Foto Kominfo OKI]

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperjuangkan alokasi dana APBD Provinsi Sumatera Selatan melalui pos bantuan Gubernur untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Bupati OKI H. Iskandar, SE mengutarakan perlu dan butuh sinkronisasi anggaran antara Pemprov Sumsel dengan OKI, dimana kabupaten ini merupakan wilayah terluas dan sangat membutuhkan dana, utamanya pembangunan infrastruktur.

“Ada 21 item usulan Bantuan Gubernur (Bangub) yang kami usulkan ke Gubernur, diantaranya pendidikan Rp 13,6 miliar, pertanian Rp 40,9 miliar, kesehatan Rp 64 miliar, infrastruktur Rp 502,6 miliar dengan total seluruhnya Rp 621,200 miliar. Dan tentunya dengan proposal yang diajukan,” ungkap Bupati Iskandar di Palembang, Selasa (26/10).

Ogan Komering Ilir, papar Iskandar, memiliki luas wilayah lebih dari 19 ribu meter persegi atau 20 persennya wilayah Sumatera Selatan. Kabupaten ini sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi untuk mengakselerasi pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur.

“Total panjang jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab kami mencapai 2.037 Km, sementara kemampuan APBD OKI untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan hanya berkisar 55 KM atau Rp 200 miliar per tahun,” terang dia.

Dalam paparannya, Iskandar menyebut ada beberapa prioritas di bidang infrastruktur yang diusulkan Kabupaten OKI kepada Gubernur Sumsel pada APBD 2022, antara lain peningkatan jalan Catur Tunggal-Cahaya Mas atau perbatasan Kabupaten OKU Timur sepanjang 13,266 Km, peningkatan jalan Sirah Pulau Padang-Pampangan, Pampangan-Lebung Batang dan Lebung Batang-Tulung Selapan.
Termasuk juga peningkatan jalan Ulak Depati-Pulau Layang, Lebung Batang Sungai Bungin, Sungai Bungin-Penyandingan, demikian ruas jalan Riding-Air Sugihan.

Di wilayah Cengal antara lain ruas Talang Jaya-Cengal, Talang Jaya-Sungai Menang, Kayulabu-Talang Jaya, serta SP 1 Sumber Hidup-Kayulabu.

Di bidang perhubungan, Bupati Iskandar juga mengusulkan pembangunan halte Desa Sungai Kuala 12 dan rehab dermaga Sungai Lumpur.

Lalu usulan program bidang perumahan rakyat dan kawasan pemukiman, antara lain rehab gedung RSUD Kayuagung serta beberapa penambahan pembangunan jaringan pipa distribusi di Desa Terusan Menang dan Kelurahan Kedaton.

Bupati OKI Iskandar [kanan] saat bertemu dengan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya. [Sumber Foto Kominfo OKI]
Sementara usulan prioritas di bidang kesehatan antara lain pembangunan Rumah Sakit Umum Teluk Gelam, peningkatan Puskesmas Penanggoan Duren menjadi Rumah Sakit Pratama serta kelengkapan alat kesehatan di dua bakal rumah sakit tersebut.

“Tentu usulan ini mohon jadi pertimbangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” pungkas dia.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya [MY] mengatakan, itu semua merupakan komitmen kami. Kemajuan Sumsel, menurut dia, berkat dukungan program dari kabupaten/kota

“Semua usulan akan ditanggapi, dan akan dibahas sebelum akhir Desember ini,” ujar MY.

Jelas MY, kita harus mengerti keadaan serta situasi sekarang ini dengan adanya refocusing. Harus mendahulukan kepentingan masyarakat, dan harus ada skala prioritas.

“Oleh sebab itu, harus ada tangung jawab pelaksanaan tugas dan wewenang, serta aspirasi ini dilaksanakan. Semua usulan kita diskusikan dan bahas bersama,” tutur MY. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda