Terindikasi Gunakan Ijazah Palsu, Oknum Anggota DPRD OI Ini Dilaporkan ke Polda

499
Puluhan LSM-CIC gelar demo di Kajati Sumsel terkait dugaan ijazah palsu oleh salah satu oknum DPRD OI beberapa waktu lalu.

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Beberapa waktu lalu puluhan massa LSM-Central Investigation Corruption (CIC) Sumsel menggelar aksi demo meminta pihak Kejaksaan Tinggi untuk menindaklanjuti aduan mereka terkait permasalahan dugaan ijazah palsu yang digunakan salah satu oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Ogan Ilir berinisial ‘F’.

Dugaan ijazah palsu tersebut mencuat setelah LSM ini melakukan investigasi dan mendapati yang bersangkutan (F), menggunakannya untuk mendaftarkan diri sebagai caleg dari partai besutan Prabowo Subianto itu.

“Bergelar sarjana hukum (SH) namun terindikasi palsu, digunakan oleh yang bersangkutan untuk mendaftar caleg. Dari hasil investigasi ini kami memiliki cukup bukti, makanya kami laporkan ke Polda dan Kajati Sumsel,” ungkap koordinator aksi LSM CIC, Dedi Irawan, beberapa waktu lalu seperti dikutip dari jejakOPD.com.

Menurut Dedi irawan, ijazah palsu yang digunakan tersebut berasal dari Universitas Azzahra Jakarta. Kuatnya dugaan ijazah itu palsu karena Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemeristekdikti) dengan nomor 376/B.2/LL/2016 menyatakan bahwa ijazah tersebut tidak terdaftar.

Diterangkan Dedi, oknum tersebut diterima di Univesitas Azzahra pada semester ganjil tahun 2009 dengan nomor induk mahasiswa 2009218090 dan masih tetap terdaftar sebagai mahasiswa aktif.

“Sesuai pernyataan pengunduran dirinya sebagai mahasiswa Univesitas Azzahra tertera di web Kemenristekdikti forlap.ristekdikti.go.id tanggal 1 Agustus 2019. Sementara ijazah kelulusannya dikeluarkan tahun 2012. Itupun dengan nomor induk yang sama, jelas-jelas ini ada indikasi pemalsuan ijazah,” pungkasnya.

Sementara terkait hal itu, oknum yang diketahui kembali terpilih sebagai anggota DPRD OI itu saat dikonfirmasi via inbox faceboknya oleh media ini, Kamis (5/9/2019), mengatakan bahwa ijazah yang digunakannya adalah asli.

“Ijazah aku asli, silahkan cek di kampus dan dikti,” ujarnya singkat. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda