Tekan Kasus DBD, Puskesmas Talang Ubi Lakukan Fogging

23

PALI, BERITAANDA – Pemerintahan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengintensifkan fogging atau pengasapan di sejumlah lokasi wilayah Talang Ubi, mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Puskesmas Talang Ubi Desi Leni SKM memaparkan, untuk hari ini pihaknya mengadakan kegiatan fogging di Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kelurahan Talang Ubi Selatan dan Desa Talang Akar, karena ada kasus DBD di wilayah tersebut.

“Syarat untuk bisa dilakukan fogging yaitu adanya laporan kasus DBD dari rumah sakit, baik RSUD kabupaten maupun di luar kabupaten lain,” jelas dia.

Lebih lanjut dikatakan dia, fogging ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Jika nyamuk penular DBD ini pada fase jentik maka fogging tidaklah efektif. Jentik nyamuk tersebut nantinya akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa, sehingga tidak mungkin fogging terus-terusan. Selain itu, efek samping dari fogging yaitu iritasi mata dan iritasi saluran pernafasan.

Dalam menekan penyebaran kasus DBD, kata dia, pihaknya secara intensif memberikan edukasi melakukan upaya dalam hal pencegahan.

“Kami secara intensif terus memberikan edukasi dan arahan ke warga terkait dengan gerakan 3M plus. Seperti menutup rapat tempat penampungan air, memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat sarang nyamuk dan genangan air,” kata Desi Leni.

Peran serta masyarakat, menurutnya, sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran kasus DBD ini. Karena dalam langkah pemutusan siklus hidup nyamuk, semua kalangan masyarakat dapat berperan aktif.

“Kami tidak bosan untuk terus mengimbau kepada warga agar dapat berperan aktif dan bersama-sama dalam upaya mencegah penyebaran jentik nyamuk DBD ini,” katanya.

Menurut dia, peningkatan kasus DBD disebabkan oleh tingginya curah hujan di wilayah Talang Ubi, karena pada musim hujan populasi nyamuk aedes aegypti meningkat. Telur yang belum menetas, akan menetas saat habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air. Nyamuk aedes aegypti berkembang biak di tempat  air bersih yang menggenang.

Upaya Puskesmas Talang ubi dalam mengantisipasi penyebaran DBD ini telah menyiapkan Pojok Abate Puskesmas Talang Ubi dan mendistribusikan abate melalui bidan desa,” jelasnya. (RDT)

Bagaimana Menurut Anda