Satgas Karhutla Polda Sumsel Padamkan Kebakaran Lahan 2 Hektare di Bakung

19

OGAN ILIR, BERITAANDA – Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Aman Nusa II Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bakung, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (8/9/2026).

Tim gabungan menangani kebakaran lahan dengan luasan sekitar 2 hektare. Dalam proses penanganan, petugas melakukan pemadaman sekaligus mitigasi untuk mencegah api merambat ke area lain.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB dan berlangsung hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan. Dari proses penanganan tersebut, sekitar 0,5 hektare lahan berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak kembali muncul titik api.

Penanganan karhutla melibatkan 14 personel Ditsamapta Polda Sumsel yang terdiri dari personel Polsek Indralaya Posko Rambutan dan Posko Indralaya, personel Polsek Indralaya, BPBD, serta Manggala Agni.

Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya karakteristik tanah gambut di lokasi kebakaran yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman dan pendinginan harus dilakukan secara cermat.

Meski menghadapi medan yang cukup sulit, sinergi seluruh unsur di lapangan membuat api berhasil dikendalikan hingga dinyatakan padam total.

Direktur Samapta Polda Sumsel selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa SIK menegaskan, bahwa kesiapsiagaan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla.

“Kami terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana prasarana, terutama di wilayah rawan seperti Ogan Ilir, guna memastikan titik api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ridwan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi penanganan karhutla berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Nandang.

Dia juga mengimbau masyarakat dan pihak korporasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Masyarakat diminta segera melaporkan kepada posko terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan. Langkah cepat tersebut diperlukan agar api dapat segera ditangani dan tidak meluas,” pungkas dia.

Bagaimana Menurut Anda