Sampah Menggunung di Jembatan Kuning, Lurah Payaraman Barat Akan Lakukan Ini

266
Tumpukan sampah kian padat di tanah pribadi milik warga, cemari lingkungan dan timbulkan aroma tak sedap. (Foto by Adiwinata).

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Permasalahan sampah yang mengotori kawasan Jembatan Kuning Kelurahan Payaraman Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, sepertinya belum menemui titik terang untuk ditangani pihak terkait. Meski merusak pemandangan dan menimbulkan aroma tak sedap ketika melintas di kawasan tersebut, tumpukan sampah di areal ini juga kian hari terus ‘menggunung’.

Pantauan BERITAANDA di lapangan, tak hanya di pinggiran jalan, sampah juga terlihat meluber ke badan jalan serta sudah mengotori aliran air payau yang berada di bawah jembatan tersebut, Selasa (25/6/2019).

Saat dikonfirmasi di kantornya, Lurah Payaraman Barat Nurdin kepada BERITAANDA, mengakui kalau permasalahan sampah tersebut terkendala pemilik lahan yang belum bisa diajak kompromi lebih jauh,  terkait penumpukan sampah di lahan pribadinya.

“Kita akui permasalahan sampah di areal tersebut memang sudah sangat mengganggu, baik pemandangan maupun aroma yang ditimbulkan,” ujar dia.

Lanjutnya lagi, awalnya tumpukan sampah ini dimaksudkan oleh tuan tanah untuk menimbun lahan kosong miliknya berupa tanah rawa. Apabila sudah penuh, nantinya bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain.

“Namun sayang jadi kebablasan, sehingga banyak juga oknum warga tak bertanggung jawab buang sampah ke areal tersebut,” imbuh lurah yang sebelumnya menjabat guru SD itu.

Adapun upaya yang akan dilakukan, terangnya lagi, kami dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi lebih jauh dengan pemilik tanah, agar permasalahan sampah yang kian hari memprihatinkan itu segera bisa terselesaikan.

“Harapan kita nantinya apabila sudah konsolidasi dengan pemilik tanah, bisa menemukan jalan keluar, kemudian juga kami menghimbau agar warga tak lagi buang sampah di tempat tersebut, agar tak makin menambah joroknya lokasi itu,” pungkas dia. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda