Walikota Gunungsitoli Buka Kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

374

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua membuka secara resmi kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Dian Otomosi selama 2 (dua) hari, mulai tanggal 25 sampai 26 Juni 2019.

Dalam arahannya, walikota menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan kepada pelaku usaha di bidang jasa konstruksi dapat lebih mengetahui dan menambah wawasan dalam upaya mewujudkan rangkaian proses pekerjaan konstruksi yang berkualitas, baik dari awal pekerjaan sampai dengan diserahterimakannya hasil pekerjaan tersebut.

“Sehingga hasil dari setiap pekerjaan nantinya benar-benar memenuhi standar dan kriteria, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di jasa konstruksi. Serta dapat memberikan manfaat besar bagi kepentingan masyarakat di Kota Gunungsitoli,” ujar walikota, Selasa (25/6/2019).

Adrianus Zebua selaku pimpinan Asosiasi Kontraktor Konstruksi Seluruh Indonesia (AKKSI) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemkot atas pelaksanaan kegiatan ini. Dimana pelaksanaan kegiatan ini sangat dirasakan bermanfaat untuk peningkatan usaha jasa, khususnya di bidang konstruksi.

Sementara Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh Jusuf Rahman, ST, MT mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah tersebut. Dimana pelaksanaan kompetensi tenaga kerja perlu pembekalan, sehingga diharapkan penguasaan materi untuk pelaksanaan kompetensi dapat diupayakan lebih maksimal.

Kadis PUPR Kota Gunungsitoli Ampelius Nazara juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk terciptanya tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan berdaya saing, produktif dan kreatif, sehingga dapat meningkat pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja para pekerja agar dapat bersaing dalam industri konstruksi nasional maupun internasional.

Untuk diketahui, diakhir sambutan Walikota Gunungsitoli yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini, dilanjutkan dengan penyerahan APD (alat perlindungan dini) secara simbolis kepada perwakilan peserta. Kemudian penyerahan cinderamata kepada Kepala Balai, Instruktur dan Assesor. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda