Resmikan Sanimas, Jarot Puji Masyarakat Mekar Jaya

240

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Kabupaten Sintang, Jarot Winarno, meresmikan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Rabu (9/1/2019). Sanitasi ini sebagai penunjang pola hidup sehat.

Sejumlah pejabat Pemkab Sintang seperti Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sintang.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa pembangunan sanitasi ini sangatlah baik bagi masyarakat.

“Kelurahan Mekar Jaya sangat luar biasa, pembangunan sanitasi ini sangat baik karena menggunakan instalasi pengolahan air limbah atau IPAL komunal. Apalagi kalau ditambah dengan instalasi pengolahan limbah tinja, yang dimana limbah tersebut bisa diolah kembali untuk dimanfaatkan seperti membuat hidroponik di kelurahan kita,” kata Jarot.

Masih kata bupati, bahwa masalah kesehatan di Kabupaten Sintang merupakan urutan kedua setelah kemiskinan yang harus diselesaikan.

“Untuk fasilitas penunjang di bidang kesehatan di Kabupaten Sintang sudah cukup maksimal, akan tetapi untuk di bidang kesehatan lingkungan kita masih kurang. Seperti tadi dilihat bahwa sanitasi yang baik di Sintang masih sekitar 61%, dan 39%-nya merupakan sanitasi yang kurang baik,” ungkapnya.

Dipaparkan Jarot, sebanyak 39% sanitasi yang kurang baik itu akan berdampak buruk bagi kesehatan, 39% itu terdiri dari masyarakat yang BAB di aliran sungai, kemudian belum ada pembuangan air limbah khusus, serta membuang buang sampah ke sungai.

“Ini akan berdampak ke masalah kesehatan seperti diare, tipes dan lainnya,” tambah Jarot.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman Provinsi Kalimantan Barat, Ridwan Kristian Manik mengatakan, program Sanimas ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas askes sanitasi yang baik.

“Jadi sanitasi berbasis masyarakat ini menyediakan sarana dan prasarana untuk sanitasi yang berkualitas, sehingga program ini akan berkelanjutan, berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan dalam rangka kita meningkatkan kualitas sumber daya air dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan bersih,” kata Ridwan.

Ridwan menambahkan bahwa program Sanimas ini berpola padat karya, yang dilakukan oleh kelompok masyarakat Al-Hidayah yang didampingi oleh fasilitator lapangan, yang dikerjakan dan dibangun secara swakelola.

“Berbasis gotong-royong dan diarahkan untuk padat karya dengan melibatkan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat Al-Hidayah, H. Badarudin menjelaskan, pembangunan fasilitas sanitasi berbasis masyarakat di Kelurahan Mekar Jaya mulai dibangun pada mulai bulan Juli dan selesai pada bulan November 2018 lalu.

“Jadi pembangunan sanitasi ini menggunakan dana APBN tahun anggaran 2018 dengan total biaya pembangunan sanitasi sebesar Rp500 juta, dengan konstruksi instalasi pengolahan air limbah komunal berukuran 10×3 meter,” jelasnya. (Arni/Humas Pemkab Sintang)

Bagaimana Menurut Anda