Ketua MUI Lampung Dukung Penuh Densus 88 Basmi Pelaku Terorisme

14

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Prof. Moh. Mukri mendukung penuh atas penangkapan sejumlah pelaku terorisme oleh Tim Densus 88 Mabes Polri beberapa waktu lalu di Lampung.

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Densus 88 Polri untuk membasmi pelaku terorisme yang ada di Lampung,” katanya di Bandar Lampung, Ahad (7/11).

Menurut dia, aksi para pelaku terorisme tersebut telah membahayakan NKRI. Oleh karena itu, pemerintah dalam hal ini negara harus melakukan tindakan preventif juga represif karena telah membahayakan NKRI.

“Jadi apa yang dilakukan Densus 88, saya kira kita semua harus memberikan dukungan. Jika perlu pemerintah dapat bekerjasama dengan MUI, NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lain dalam hal tindakan tegas para pelaku terorisme maupun sejumlah kotak amal yang beredar,” ujar dia.

Mukri mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mempelajari agama. Menurutnya, sebaiknya untuk belajar agama perlu kepada guru yang benar-benar dan juga didampingi oleh keluarga.

“Bukan tidak boleh belajar agama, tapi lebih baiknya belajar kepada orang yang benar-benar dan lebih baik lagi didampingi keluarga,” tuturnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (IK-DMI), Gus Dimyati. Pihaknya juga mendukung tindakan tegas Tim Densus 88 Mabes Polri tersebut.

“Kami mendukung tindakan tegas dari Densus 88. Sudah sepatutnya para pelaku terorisme ini dibasmi,” kata dia.

Terkait kotak amal, ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menyumbang. Jika bisa masyarakat lebih baik menyumbang secara langsung agar lebih barokah dan mendapat doa.

“Karena informasi yang beredar di kalangan aparat penegak hukum kita, bahwa aset mereka itu sampai miliaran rupiah. Jadi andai kata mau menyumbang, baik secara online atau melalui kotak amal yang ada harus benar-benar yang sudah kita kenal integritas, kredibilitas, dan pastikan dapat izin dari Dinsos,” pungkasnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda