Harumkan Nama Sumsel, Alghani Sukses Tembus Final Olimpiade Matematika Tingkat Asia

0

PALEMBANG, BERITAANDA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Sumatera Selatan (Sumsel) di kancah internasional. M Alghani Pratama Putra, siswa kelas VIII SMP Islam Al-Azhar Cairo Palembang, berhasil melaju ke babak final kompetisi matematika tingkat Asia berkat kemampuan dan ketekunannya dalam mendalami ilmu matematika.

Sebelumnya, Alghani berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) 2025 kategori Paper D. Capaian tersebut menjadi bukti kemampuannya bersaing dengan peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

Tak berhenti pada prestasi tersebut, Alghani kini terus mempersiapkan diri untuk menghadapi sejumlah kompetisi internasional berikutnya. Diantaranya kompetisi matematika di Bangkok pada 2027 serta International Mathematical Olympiad Competition of South East Asian (IMOCSEA) yang dijadwalkan berlangsung di Korea pada Desember 2028.

Dalam kompetisi IMOCSEA mendatang, Sumatera Selatan direncanakan mengirimkan tiga siswa sebagai wakil Indonesia, terdiri dari dua siswa tingkat SMP dan satu siswa tingkat SD.

Sementara itu, untuk kompetisi matematika di Bangkok, Alghani berharap dapat mengikuti jejak prestasi para peserta asal Sumatera Selatan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, delegasi Sumsel sukses membawa pulang tujuh medali, masing-masing empat medali perak dan tiga medali perunggu.

Ketertarikan Alghani terhadap matematika bermula dari kebiasaan mengikuti pembelajaran Kumon yang diperkenalkan oleh sang ibu. Awalnya, ia mengikuti kegiatan tersebut atas arahan orang tua. Namun, seiring berjalannya waktu, matematika justru berkembang menjadi salah satu pelajaran yang paling digemarinya.

Untuk menghadapi kompetisi tingkat internasional, Alghani menjalani persiapan secara intensif selama kurang lebih empat bulan. Proses tersebut didukung oleh dua guru privat serta pembelajaran yang diperolehnya di sekolah.

Salah satu materi yang cukup menantang baginya adalah geometri. Materi ini membutuhkan kemampuan berpikir logis, membayangkan bentuk dan ruang, serta menemukan pola untuk menyelesaikan berbagai persoalan matematika.

Dalam kompetisi tersebut, peserta harus menyelesaikan sekitar 25 hingga 28 soal dalam waktu 90 menit. Soal-soal yang diberikan terdiri dari pilihan ganda dan isian singkat dengan tingkat kesulitan yang beragam. Oleh karena itu, ketelitian dan kemampuan mengatur waktu menjadi faktor penting untuk memperoleh hasil terbaik.

Di tengah kesibukan belajar dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi, Alghani tetap menjalani aktivitas layaknya anak seusianya. Sepulang sekolah, ia masih menyempatkan diri bermain Roblox. Setelah Magrib, waktunya dimanfaatkan untuk belajar, sedangkan Minggu pagi diisi dengan berolahraga futsal.

Dibalik berbagai prestasi yang diraihnya, Alghani juga memiliki cita-cita besar. Ia berharap dapat melanjutkan pendidikan ke National University of Singapore (NUS) dan menjadi seorang pengusaha pada masa depan.

Kedua orang tuanya, H Boy dan Fifie Rezki mengungkapkan, bahwa mereka senantiasa memberikan dukungan terhadap keinginan dan potensi yang dimiliki putranya.

“Sebagai orang tua, kami hanya mengikuti keinginan anak dan tentunya melihat kemampuan yang dimilikinya. Seperti Alghani, kami sebagai orang tua hanya diminta mempersiapkan dana keberangkatan. Sementara terkait lomba, pendaftaran, dan hal lainnya, dia mengurus sendiri,” ungkapnya, Kamis (5/11/2026).

Prestasi yang diraih Alghani menjadi bukti bahwa ketekunan, kebiasaan belajar, serta dukungan keluarga merupakan modal penting dalam meraih keberhasilan. Kini, ia terus mematangkan persiapan untuk menghadapi kompetisi berikutnya sekaligus membawa nama Sumatera Selatan semakin dikenal di tingkat internasional. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda