Guna Menata Kawasan Stasiun, PT KAI Divre IV Tanjungkarang Efektifkan Lahan Bambu Kuning Square

323

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang akan mengefektifkan lahan yang ada di Bambu Kuning Square di Jalan Kotaraja, Tanjung karang. Hal ini dijelaskan oleh Sapto selaku Humas PT Kereta Api dihadapan media, Kamis (21/11/2019).

Menurut dia, pada saat menjelang libur Natal dan tahun baru pasti akan ramai kendaraan, maka lahan seluas 4.837 hektare yang ditempati Bambu Kuning Square akan difungsikan menjadi lahan parkir bagi PT KAI

“Mulai kemarin kami sudah membongkar kios pedagang yang ada di lahan Bambu Kuning Square, sebagai gantinya pihak KAI nantinya akan membuatkan kembali kios untuk pedagang di area khusus. Saat ini kami sedang melakukan negosiasi dengan para pedagang,” jelas Sapto didampingi oleh Sudarto selaku Asisten Manager Penertiban dan Penanganan Aset Bermasalah.

“Kawasan ini juga harus ditata, salah satunya dengan melakukan pembersihan, dimana sebelumnya kelihatan kumuh. Hal ini terkait himbauan gubernur untuk menjadikan Stasiun Tanjungkarang sebagai pintu masuk menuju Kota Bandar Lampung,” tegas dia lagi.

Kata dia menambahkan, bangunan Bambu Kuning Square yang berdiri sejak tahun 2008 tersebut, mulai disewa oleh pihak pedagang selama 4 tahun, terhitung sejak tahun 2008 hingga tahun 2011. Akan tetapi tidak ada pembayaran, hingga menunggak sekitar Rp4,8 miliar.

“Sampai sekarang ini pun pihak pedagang yang menyewa di Bambu Kuning Square belum membayar sewa, terhitung mulai tahun 2011. Hingga saat ini nominal sewa yang belum dibayar oleh pedagang yang bermukim disana adalah Rp68 miliar,” jelas Sudarto.

“PT KAI selaku pemilik lahan punya sertifikat yang jelas. Untuk sementara ini kami akan melakukan pensterilan dengan pemagaran, sementara ini kami sedang melakukan negosiasi,” pungkasnya.

Sementara Kapolresta Bandar Lampung AKBP Yan Budi Jaya pada kesempatan tersebut menegaskan, bahwa antara kedua belah pihak (PT KAI dan pedagang) di Bambu Kuning Square sudah tidak ada masalah lagi.

“Pengosongan lahan tetap berjalan, pedagang juga sudah paham bahwa kepemilikan lahan Bambu Kuning Square adalah PT KAI,” tutupnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda