Diskominfo OKI Ajak Pers Kawal Optimisme Bangkit dari Pandemi

27

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengajak pers untuk membangun harapan dan optimisme masyarakat untuk bangkit dari pandemi Covid-19, dan juga dampak ekonomi yang ditimbulkannya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Alexander Bustomi pada acara media dan Diskominfo gathering 2022 di kantor Bupati OKI, Jumat (21/1).

“Pemerintah bersama pers membangun publik trust (kepercayaan), harapan dan optimisme untuk bangkit serta ekonomi pulih akibat pandemi,” ujar Alex.

Dalam kesempatan ini, Alex juga menyampaikan apresiasinya kepada pers karena tetap berkomitmen  bersama Pemkab OKI mewujudkan akuntabilitas dan mendorong tata kelola pemerintahan yang baik dengan layanan digital diseminasi informasi melalui aplikasi Seklik.

“Terimakasih atas dukungan perusahaan media hingga niat baik kita untuk menyelenggaran transparansi dan akuntabilitas kinerja melalui aplikasi Seklik mendapat apresiasi dari berbagai pihak, diantaranya oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo,” jelas Alex.

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Adi Yanto mengatakan, Pemkab OKI terus memperkuat simpul komunikasi dengan pers selaku mitra pemerintah.

Dengan digitalisasi layanan kemitraan media, menurut Adi, merupakan upaya pihaknya untuk mendorong efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Digitalisasi layanan ini merupakan jalan baik yang terus kita dorong agar kemitraan pers dan Pemkab OKI berdayaguna bagi masyarakat, khusus dalam hal tata kelola komunikasi dan informasi,” terang Adi.

Sementara itu Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung, R.M. Rozali Anton yang menjadi narasumber pada kegiatan ini, mengapresiasi Pemkab OKI yang menerapkan transaksi non tunai tertinggi di Sumatera Selatan.

“Menurut data BI, OKI jadi daerah yang telah menerapkan transaksi non tunai tertinggi di Sumsel. Ini adalah langkah yang baik dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” jelas Anton.

Selaku bank pembangunan daerah, menurut Anton, pihaknya mendorong pelaksanaan transaksi non tunai, terutama dalam belanja pemerintah karena lebih aman, praktis dan akuntabel.

“Kami tahu Diskominfo OKI jadi pelopor digitalisasi layanan serta penerapan transaksi non tunai,” terangnya.

Sementara itu, Resvan Wellman dari KPP Pratama Kayuagung mengapresiasi dukungan masyarakat OKI untuk capaian target pajak di atas 100 persen.

“Tentu capaian ini berkat dukungan pemerintah serta perusahaan pers yang juga merupakan wajib pajak,” terangnya.

Perusahan pers sebagai mitra Diskominfo, menurut dia, dapat menjadi pelopor ketaatan pelaporan pajak.

“Perusahaan pers mitra pemda dapat mendukung pengelolaan APBD yang baik dengan memenuhi ketentuan perundang serta tertib perpajakan,” jelas Resvan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda