Desa di Sidimpuan Dituntut Bisa Maksimalkan Potensi Desa

59

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Pengamat publik Kota Padangsidimpuan, Hasanuddin S, mendorong seluruh desa yang ada di Kota Padangsidimpuan sepatutnya fokus pada pengembangan perekonomian.

“Desa terbanyak dengan status pemerintah kota di Indonesia itu ada di Padangsidimpuan. 42 desa yang ada di kota ini harus fokus pada potensi desa itu sendiri, jangan lari dari lingkup itu,” kata Hasanuddin, Rabu (25/11/2020).

Dia menilai, dari ke 42 desa tersebut, tentunya masing-masing memiliki potensi yang dapat dikelola secara baik demi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Itu juga harus ada dalam sistem dan terkoneksi dengan baik.

“Dana desa yang ada di Kota Padangsidimpuan seharusnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pemberdayaan. Seperti mengajak masyarakat untuk pengembangan UKM serta kegiatan usaha lainnya,” ujarnya.

Dalam hal pemberdayaan tersebut, lanjut dia, dengan cara menggali secara komperehensif apa saja potensi yang ada di masing-masing desa. Lalu kemudian mengaktualisasikannya menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Semisal, kalau desanya memiliki potensi agro wisata, maka buat menjadi desa wisata. Atau potensial di bidang peternakan dengan warga yang dominan berprofesi di bidang itu, cakup pula ke arah usaha tersebut, dan seterusnya.

“Ingat, bukankah desa menjadi ujung tombak pembangunan Indonesia. Dan menyikapi itu, pemerintah pun terus berupaya mendorong ekonominya dengan penyaluran dana desa dan program pengembangan BUMDes,” jelasnya.

Hasanuddin menyandingkan dengan Permen Desa PDT dan Transmigrasi bernomor 4/2015 tentang pendirian, pengurusan, pengelolaan, dan pembubaran Badan Usaha Milik Desa. “Ini menitikberatkan kepada peningkatan ekonomi desa melalui usaha masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, masih menurut Hasanuddin, dinas terkait juga tidak boleh absen dan harus buka data. Mana saja potensi desa dan potensi apa saja yang dimiliki oleh masing-masing desa dari ke 42 desa se-Kota Padangsidimpuan ini.

Selanjutnya, pengembangan rencana kerjasama usaha antar desa dan atau dengan pihak ketiga juga sangat diperlukan. Kemudian, menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga.

“Pada gilirannya nanti BUMDes akan membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena pertumbuhan ekonomi dan pemetaan ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat dan PAD desa,” harap Hasanuddin.

Di lain pihak, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkot Padangsidimpuan, Syafaruddin Harahap menyebut, saat ini pihaknya sedang menginvertasir beberapa desa yang akan dapat meningkatkan potensi dari setiap desa.

“Jika laporan dimaksud sudah selesai, ini akan segera dilaporkan ke Kementerian terkait agar semua potensi desa yang ada di daerah Kota Padangsidimpuan dapat mensejahterakan masyarakatnya masing-masing,” ucapnya.

Syafaruddin menambahkan, peran kepala desa dan masyarakatnya juga harus sejalan dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi desanya, baik ekonomi, usaha, dan wisatanya. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda