Danrem 043/Gatam Tutup TMMD ke-106 di Lampung Barat

159

LAMBAR-LAMPUNG, BERITAANDA – Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf. Taufiq Hanafi menjadi inspektur upacara pada kegiatan penutupan TMMD ke-106 Kodim 0422/Lampung Barat (LB) tahun 2019, Kamis (31/10/2019) pukul. 09.00 Wib, yang dipusatkan di lapangan Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Upacara penutupan TMMD Ke-106 tersebut juga dihadiri Bupati Parosil Mabsus, S.Pd, Irdam II/Sriwijaya Kolonel Inf. Yusman Maddayun, LO TNI AL Kolonel Marinir Hendra Stiawan SE MM, Asintel Kasdam II/Sriwijaya Kol. Inf. Sapta Feriyansya SE S.Ip, Kapolres Lampung Barat Rahmat Tri Haryadi SIK, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Noval, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasmurin, Wakil Bupati Pesisir Barat Herlina S.Pmh, Kasetumdam II/Sriwijaya Letkol inf Heriadi, Kasi Teritorial Korem 043/Gatam Letkol Inf. Sahnun, Kasi Ren 043 /Gatam Letkol Inf. Dominicus, Wadan Brigif Letkol Mar Datuk Sinaga, Unsur Forkopimda Lampung Barat, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pimpinan organisasi kemasyarakatan, dan warga Pekon Bandar Agung serta tamu undangan lainnya.

Dalam upacara tersebut, dibacakan laporan hasil pelaksanaan TMMD oleh Dandim 0422/LB Letkol Kav Adri Nurcahyo ST MS.i  selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-106 tahun 2019. Dilanjutkan dengan penandatanganan hasil dan penyerahan naskah program TMMD ke-106 dari Dansatgas TMMD kepada Bupati Lampung Barat.

Dalam amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan yang dibacakan Danrem 043/Gatam mengatakan bahwa, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 tahun 2019 dilaksanakan secara serentak di 5 (lima) kabupaten, yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan wilayah Korem 041/Gamas, Kabupaten Sarko wilayah Korem 042/Gapu, Kabupaten Lampung Barat wilayah Korem 043/Gatam, Kabupaten Muara Enim wilayah Korem 044/Gapo, dan Kabupaten Belitung wilayah Korem 045/Gaya.

“Selama satu bulan sejak kegiatan TMMD Ke-106 ini dibuka pada 2 Oktober 2019 yang lalu, para prajurit TNI, anggota kepolisian, aparat pemda serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras, guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non fisik,” jelas dia.

Pada setiap kegiatan TMMD, ungkap Pangdam, kita dapat menyaksikan semangat kebersamaan serta gotong-royong yang terpancar di setiap wajah, sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja di lapangan.

“Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang merupakan roh perjuangan bangsa, dan akan terus kita bangun serta pelihara. Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa, yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh,” kata dia lagi.

“Oleh karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pemerintah daerah beserta seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung, dan khususnya kepada seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu bersama prajurit TNI dan Polri, mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019 ini,” tambah dia.

“Jadikanlah momen kegiatan TMMD ini sebagai pelajaran dan pengalaman tentang bagaimana menjadikan diri kita sebagai bagian dari solusi dan pendorong motivasi bagi rakyat. Karena TNI lahir dari rakyat, berjuang dan mengabdi untuk rakyat. Apa yang terbaik untuk rakyat,” pungkas dia. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda