Danau Mulai Menyusut, Tradisi Bekarang di Desa Ini Digelar

311
Warga Desa Tambang Rambang mengikuti tradisi bekarang (photo by Febri Rambang).

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Banyaknya danau yang membentang dengan kekayaan beraneka ragam jenis ikan di dalamnya, menjadikan Bumi Rambang Kuang khususnya Desa Tambangan Rambang dikenal dengan penghasil ikan air tawar di Ogan Ilir [OI].

Warga desa ini kerap dijumpai mencari ikan di sungai ataupun danau-danau atau disini disebut dengan lebung yang tersebar. Adapun ikan – ikan yang didapat banyak dijadikan seperti ikan salai, kerupuk, kempelang, empek-empek dan jenis panganan lainnya.

Berkaitan dengan itu, ada tradisi unik yang dilakukan warga setempat pada jelang musim kemarau atau menyusutnya air danau, yakni bekarang atau menangkap ikan beramai-ramai, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Disusana ini banyak warga mendapat berkah lantaran terdapatnya ikan yang cukup banyak.

Tradisi ini sendiri merupakan peninggalan leluhur mereka yang sudah turun-menurun. Dalam bekarang ini mereka menggunakan alat penangkap ikan tradisional seperti jaring kerap, jala, serekap, kemudian tangok, terok dan jenis alat penangkap ikan lainnya.

Seperti kegiatan bekarang yang dilakukan di Danau Panjang yang berlokasi di seputaran desa itu misalnya. Ratusan warga tampak tumpah memenuhi danau untuk mencari ikan di dalamnya, Rabu (16/6) siang.

Warga sendiri tampak asyik mengikuti kegiatan tahunan itu. Ada yang mendapat ikan kecil, bahkan ada juga yang mendapat ikan besar, seperti ikan toman, gabus, ikan baung, tapah dan jenis ikan lainnya.

Oleh warga setempat, ikan-ikan yang didapat tak hanya dikonsumsi pribadi, bahkan ada juga yang menjual hasil tangkapan mereka ke warga yang tak mengikuti tradisi bekarang itu, hitung-hitung sebagai tambahan dalam perekonomian rumah tangga mereka. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda