Cegah Dampak Asap Karhutla, Kapolda Sumsel Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat

0

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengerahkan jajarannya untuk membagikan ribuan masker secara serentak kepada pelajar dan masyarakat, Jumat (28/8/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama untuk melindungi masyarakat dari paparan asap dan partikel udara saat beraktivitas di luar ruangan.

Pembagian masker dilakukan melalui Biddokkes Polda Sumsel serta jajaran Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Polres Ogan Ilir, Polres Musi Banyuasin, Polres Banyuasin, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Polres OKU Timur, Polres Muara Enim, dan Polres Prabumulih.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum dalam penanganan karhutla secara menyeluruh. Selain melakukan pencegahan dan penanganan titik api, Polda Sumsel turut memberikan perhatian terhadap dampak asap terhadap kesehatan masyarakat.

Di Palembang, kepedulian terhadap kesehatan anak ditunjukkan langsung Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana SIK M.T.C.P, sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, serta Pengurus Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan.

Kegiatan berlangsung di TK Kemala Bhayangkari 1 Palembang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel memasangkan masker kepada para siswa sekaligus menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

Para Kapolrestabes, Kapolres, dan Kapolsek jajaran juga diarahkan turun langsung memimpin pembagian masker di wilayah masing-masing. Kehadiran pimpinan kepolisian di lapangan sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri ketika kualitas udara terdampak asap.

Kabid Dokkes Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Dr. Zarmis Sumarni mengatakan, pencegahan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla.

“Masyarakat dianjurkan untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan,” ujar Zarmis.

Ia menjelaskan, dampak kesehatan yang kerap muncul akibat paparan asap antara lain gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti batuk kering maupun berdahak, tenggorokan terasa kering dan tidak nyaman, serta demam.

Polda Sumsel juga mengingatkan agar kelompok anak-anak dan masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan mendapat perhatian lebih ketika kondisi udara memburuk. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi paparan partikel asap.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari strategi Polda Sumsel dalam menangani karhutla secara komprehensif.

“Penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh. Selain pencegahan dan penanganan titik api, dampak asap terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian. Melalui pembagian masker ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan,” kata Nandang.

Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan secara langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan lingkungan selama kondisi karhutla berlangsung.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara memburuk, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan atau pernapasan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda