Bupati Sergai Bernyanyi Bersama Ratusan Siswa SMPN 2 Tanjung Beringin dan Masyarakat

274

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Kedatangan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman dan para OPD disambut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) setempat Drs. Joni Walker Manik, MM, Camat Tanjung Beringin Syafruddin,SE MAP, Kepala Sekolah SMPN 2 Tanjung Beringin Sahara Ardani, M.Pd, dan Ketua Komite Sekolah M. Simarmata beserta ratusan wali murid di halaman sekolah Dusun II Desa Pematang Terang Kecamatan Tanjung Beringin, Jumat (31/1/2020).

Salam khas masyarakat Batak ‘horas-horas’ bergema saat Soekirman turun dari mobil berplat BK 1 NX.

Kedatangan Bupati Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini dalam rangka meresmikan Taman Edukasi SMPN 2 Tanjung Beringin dan ‘touring edukasi’ yang diselenggarakan secara rutin dan berkesinambungan oleh Disdik Sergai.

Wali murid yang mayoritas ibu-ibu serta masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan bupati, serta berebut bersalaman dengan orang nomor satu di Pemkab Sergai itu. Tidak sedikit pula dari para wali murid itu yang memanfaatkan momen dan kesempatan itu untuk berfoto bersama.

Soekirman sebelum mengawali pidatonya, mengajak seluruh wali murid untuk bernyanyi bersama lagu ‘Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au’.

Kemudian, seluruh wali murid larut dalam suasana suka cita. Mereka sangat senang mendapat kesempatan langka bisa bersenandung bersama dengan bupatinya.

Usai bernyanyi, Bupati Sergai menjelaskan makna lagu yang diciptakan oleh komponis Batak kenamaan almarhum Nahum Situmorang itu.

“Bagi masyarakat Batak, anak adalah hal yang paling berharga dalam kehidupan. Demi kehidupan anak yang lebih baik, orang tua rela bersusah payah mencari nafkah. Sebab, anak adalah lambang kekayaan sesungguhnya dalam kehidupan,” kata bupati.

Dalam lagu itu, lanjut Soekirman, Nahum Situmorang menuliskan lirik inspiratif bahwa pendidikan anak itu yang paling utama. Melalui pendidikan, si anak tidak hanya diharapkan untuk berhasil dan sukses dalam kehidupan, namun juga memiliki akhlak yang mulia.

“Karena itu, orang tua harus bekerja keras dan mengesampingkan hal-hal yang kurang penting dalam kehidupan, seperti barang mewah ataupun berpelesiran. Orang tua harus lebih mengutamakan pendidikan anak,” tegas bupati.

Soekirman juga mengajak agar seluruh wali murid dan masyarakat Desa Pematang Terang untuk sama-sama menjaga SMPN 2 Tanjung Beringin. Sebab, menurutnya, sekolah itu merupakan pintu gerbang masa depan anak-anak.

Sementara Kadisdik Sergai Drs. Joni Walker Manik, MM juga mengatakan bahwa taman edukasi SMPN 2 Tanjung Beringin adalah yang pertama di ada Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Saya berharap, ini bisa menginspirasi sekolah lainnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat,” katanya. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda