Bupati Sekadau Lakukan Penancapan Tiang Pertama Pembangunan Steleng Dusun Senuruk

53

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan penancapan tiang pertama pembangunan rumah steleng atau balai adat Dusun Senuruk Desa Sei Ringin Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (29/8/2020).

Ikut hadir anggota DPRD Kabupaten Sekadau Drs. Paulus Subarno, M.Si, Kepala Dinas Kepemudaan Olaharaga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau Paulus Misi, S.Pd, Kabag kesra, Kabid Kebudayaan, Kepala Dusun dan Kepala Adat Senuruk.

Kepala Dinas Porapar Paulus Misi mengatakan, pembangunan steleng atau balai adat Dusun Senuruk ini menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Sekadau tahun 2020 senilai Rp180.608.000.

“Pembangunan steleng Dusun Seburuk yang baru saja ditancap oleh Pak Bupati menggunakan APBD 2020 dengan pekerjaan swakelola,” ujar Mantan Camat Belitang Hilir ini.

Paulus Misi menjelaskan lagi, bahwa steleng ini sebagai wahana pertemuan dan kegiatan masyarakat. Dan warga pun sangat gembira atas kepedulian serta perhatian pemerintah dengan dibangunnya steleng atau balai dusun adat ini.

Sementra itu, Ketua Paguyuban Ayoung Tao Ketungau yang juga anggota DPRD Kabupaten Sekadau Drs. Paulus Subarno, menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau yang telah membangun balai adat untuk masyarakat di Dusun Senuruk.

“Saya sebagai ketua paguyuban berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau, kepada bupati dan wakil bupati yang sudah memperhatikan kebutuhan masyarakat untuk kegiatan sosial adat dan istiadat yaitu dengan membangun balai dusun. Kalau dalam bahasa Ketungau disebut steleng,” ujar anggota DPRD empat periode ini.

Menurut Paulus Subarno atau yang akrab disapa Ngah Barno, pembangunan balai adat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan sudah ditunggu-tunggu oleh warga setempat.

“Kita berharap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pesan Ngah.

Sementara itu, Bupati Rupinus mengatakan, Pemerintah Sekadau sangat mengapresiasi adanya pembangunan balai adat atau steleng di Dusun Senuruk ini. Menurut mantan Camat Nanga Mahap yang juga Wakil Bupati Sekadau periode 2010-2015 ini, bahwa balai adat sangat penting sebagai wadah pelestarian adat budaya. Untuk itu, orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini berharap pembangunannya bisa berjalan lancar.

Lebih lanjut dikatakan bupati lulusan Fakultas Hukum Untan dan Universitas Indonesia ini, bahwa pembangunan steleng sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu atas permintaan masyarakat. Karena steleng yang ada sudah tidak layak lagi dan bahkan sudah dibongkar.

“Kita berharap pembangunannya berjalan dengan lancar, sehingga bisa segera bermanfaat bagi masyarakat. Kita juga berharap masyarakat kompak dan bergotong-royong dalam pembangunannya, karena balai adat ini dibangun secara swakelola. Silahkan warga berpatisipasi dengan semangat kebersamaan dalam membangun balai adat yang menjadi cita-cita dan harapan masyarakat kita di Senuruk,” pesan bupati. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda