Bupati Nanang Ermanto Terima Audiensi Persatuan Anggota BPD Lampung Selatan

3

LAMSEL-LAMPUNG, BERITAANDA – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menerima audiensi Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lampung Selatan di ruang kerjanya, Rabu (22/9).

Dalam audiensi itu, Ketua PABPDSI Kabupaten Lampung Selatan Abdurrahman menyampaikan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan organisasinya.

Dia mengatakan, PABPDSI akan melaksanakan rapat koordinasi nasional (rakornas) PABPDSI pada tanggal 25 November 2021 mendatang. Rakornas itu akan dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo.

“Seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Indonesia melebur diri menjadi PABPDSI. Ini yang ingin kami perkenalkan kepada pak bupati, sekaligus meminta kesediaan pak bupati dalam pengukuhan organisasi ini,” kata Abdurrahman.

Abdurrahman menambahkan, terkait Rakornas tersebut, PABDSI tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus melakukan pengesahan kepengurusan organisasi terlebih dahulu. Organisasi PABDSI nantinya akan berada dalam naungan Kementerian Dalam Negeri RI.

“Pengesahan pengurus minimal sudah diatas dari 71 persen. Di Provinsi Lampung sudah ada 7 kabupaten, terdiri dari 2 kabupaten sudah dilantik. Dan 5 kabupaten belum, termasuk Kabupaten Lampung Selatan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambut baik maksud kedatangan dari PABDSI setempat, terkait dengan pengukuhan kepengurusan organisasi tersebut.

“Pada dasarnya saya menyambut baik semua organisasi atau kelembagaan ditengah masyarakat. Yang terpenting adalah tujuannya. Apalah arti dari sebuah organisasi jika hanya wadah tanpa adanya tujuan dari berorganisasi,” tukas Nanang.

Oleh karena itu, Nanang menegaskan agar setiap pegurus mengutamakan tanggung jawab dalam mengemban tugas dan tujuan dengan adanya suatu organisasi. Terutama organisasi tersebut berada ditengah-tengah masyarakat desa.

“Di desa ini dibutuhkan kebersamaan untuk membangun desa, untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan. Maka kita juga harus ada perubahan dalam birokrasi. Dengan kinerja bagaimana kita mengubah kinerja menjadi lebih baik lagi,” tandasnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda