BNN Provinsi Lampung Musnahkan Hampir 17 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi

248

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung kembali memusnahkan 16.627,37 kilogram (Kg) sabu dan 1.140 butir ekstasi dari 3 kasus tindak pidana narkotika, Kamis (3/10/2019), di lantai 4 kantor BNNP Lampung, Telukbetung, Bandar Lampung.

Barang bukti yang dimusnahkan ini sebelumnya telah disisihkan untuk keperluan laboratorium, ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan dan pelatihan, serta pembuktian perkara di pengadilan sebanyak 73,91 gram sabu dan 6 butir ekstasi.

Kasus pertama dalam pemusnahan ini merupakan hasil tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh kurir narkoba berinisial HI, SA, dan ZQ, berhasil diamankan di Bundaran Hajimena Kota Bandar Lampung. Sementara bandar narkobanya berinisial (JS) yang diamankan di Perumahan Cigadung Kecamatan Tanjung Karang Kabupaten Pandeglang Banten dengan barang bukti narkotika jenis methampetamine (sabu) berat brutto 7.259.93 gram.

Kemudian kasus kedua, kurir narkoba berinisial (MU) dan (MA) yang berhasil ditangkap di Hotel Malaya Jl. ZA. Pagar Alam No.9 Rajabasa Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung serta narapidana berinisial (SE) yang diamankan dari dalam Lapas Narkotika Way Hui dengan barang bukti narkotika jenis methampetamine (sabu) dengan berat brutto 3216,97 gram dan ekstasi sebanyak 1146 butir.

Lalu kasus ketiga merupakan hasil dari pengembangan kasus pertama terhadap tersangka berinisal (SA) dan (ZQ) dengan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat brutto 6.224,38 gram.

Terhadap para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika

Khusus tersangka (JS) dijerat juga dengan pasal 3, 4, 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU dan Pasal 137 UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dalam rangka untuk efek jera dan memiskinkan tersangka dengan cara merampas aset-aset yang dimiliki, baik benda bergerak maupun tidak bergerak sehingga tidak bisa melakukan bisnis haram ini lagi.

“Semua barang bukti narkotika yang dimusnahkan hari ini merupakan kasus selama periode bulan Agustus sampai September 2019,” kata Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol. Eri Nursatari dihadapan sejumlah media saat kegiatan pemusnahan tersebut.

Lanjut dia, dari ketiga kasus yang berhasil diungkap tersebut melibatkan 7 orang tersangka.

“Sementara kasus ketiga merupakan pengembangan kasus pertama, yakni lebih kurang 6 Kg sabu tersimpan dalam jok belakang mobil Pajero Sport tebaru. Mobil tersebut saat telah diamankan di Rupbhasan (rumah penyimpanan barang sitaan negara),” pungkas Eri. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda