4 Makanan Khas PALI Ini Wajib Kamu Coba, Ada Pede Patin Hingga Segarurung dan Miso

20

PALI, BERITAANDA – Kabupaten Pematang Abab Lematang Ilir atau bisa disebut PALI, memiliki berbagai jenis makanan tradisional yang wajib kamu coba saat berkunjung ke sana. Makanan di PALI ini menyajikan cita rasa dan keunikan.

Berikut adalah beberapa makanan khas dari Kabupaten PALI yang wajib kamu coba, diantaranya:

  1. Segarurung

Makanan khas PALI ini berasal dari Desa Tanjung Kurung. Makanan ini muncul dan diketahui berkaitan dengan cerita nenek moyang. Diceritakan pada masa silam ditemukan banyak ikan jenis serandang atau kerandang di Sungai Sabah Desa Tanjung Kurung.

Bukan hanya sungai, ikan-ikan tersebut juga banyak ditemukan di sawah, danau kecil, hingga anak sungai. Dari cerita tersebut, banyak masyarakat yang memanfaatkannya menjadi ikan asap diawetkan.

Ikan segarurung ini memiliki rupa mirip seperti ikan salai, namun memiliki cita rasa yang berbeda karena dimarinasi dengan bawang merah dan bawang putih, serta asam jawa, dan biasanya ditambah dengan cabe merah dalam bumbu marinasinya yang membuat cita rasa segarurung menjadi sedikit pedas.

  1. Pede Patin

Pede patin adalah masakan yang berasal dari olahan potongan ikan yang diracik dengan bumbu khas yang memiliki rasa asam. Ikan yang digunakan dalam Pede Patin ini adalah ikan tawar seperti ikan patin dan gabus.

Cara pembuatannya dilakukan dengan melewati fermentis atau diawetkan secara alami dengan menggunakan mikroorganisme yang membuat rasa asam yang menjadi ciri khas makanan ini. berbagai bumbu rempah ditambahkan saat masakan ini di tumis guna menyeimbangi rasa asamnya.

  1. Dodol Kelumbi

Kelumbi merupakan buah asam paya. Buah ini diolah menjadi olahan dodol yang memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa manis yang dominan.

Untuk membuat dodol kelumbi ini diperlukan bahan seperti tepung ketan, santan, gula pasir, gula jawa, dan garam.

Hal yang membedakan serta menjadi keunggulan dari dodol kelumbi ini adalah cita rasa asam yang ada pada buah kelumbi.

Masyarakat PALI berharap agar dodol kelumbi ini menjadi produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi.

  1. Miso

Hidangan ini sudah ada sejak 1950-an dan salah satu pedagang miso yang terkenal pada saat itu bernama Bik Amoy yang merupakan keturunan Tionghoa yang tinggal di Gang Masjid Kecamatan Talang Ubi.

Mungkin diantara kalian berpikir bahwa miso yang ada di sini adalah makanan mie yang berkuah kaldu, hal itu hampir benar namun ada sedikit pembeda dari bumbu kuahnya.

Penyajian miso dari PALI ini terdiri dari mie kuning, mie bihun, irisan kol dengan tambahan ayam suwir atau bisa juga menggunakan tetelan sapi atau bisa juga diganti dengan ceker ayam. Setelahnya, dituangkan kuah khas yang dibuat dari bumbu rempah seperti pala, jahe, bawang merah dan bawang putih, serta merica, lalu ditaburkan bawang goreng dan daun sop. (RDT)

Bagaimana Menurut Anda