Yusi Gresiyanti: Pekerjaan yang Dijalani dengan Serius Akan Berhasil

159

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Suatu pekerjaan kalau kita jalani dengan serius maka akan berhasil. Hal ini diungkapkan seorang singer (penyanyi) bernama Yusi Gresiyanti yang akrab disapa Teteh Yusi, kepada BERITAANDA pada suatu kesempatan saat mengisi acara di Taman Wisata Bumi Kedaton, Batu Putu, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu.

Dari cerita yang dituturkannya, ia mulai menyanyi sejak duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar (SD) saat berumur 8 tahun. Yusi yang tinggal di Ciamis Tasikmalaya, saat itu sudah menjadi juara pada lomba karaoke tingkat SD.

Ia pun mengisahkan bahwa kala itu sang ayah tidak suka dengan hobinya menyanyi. “Papa lebih suka kalau kegiatan yang sifatnya agamis,” terang singer yang kerap terlihat mengisi acara-acara weedding, gathering ataupun instansi dan kantor – kantor.

“Jadi waktu ikut lomba nyanyi, ya terpaksa Yusi berdalih ikut lomba musabaqoh (MTQ). Kalau mama mendukung saja, yang penting yang namanya nyanyi harus diimbangi juga dengan kegiatan agamis,” ujar Yusi.

Di bangku SMP pun dirinya sempat menjadi juara ketiga festival tarik suara se-Provinsi Jawa Barat.

Tahun 99, Yusi mulai tinggal di Lampung dan bersekolah di salah satu Smea di Kota Bandar Lampung.

“Di sini juga beberapa kali mendapat juara, seperti festival musik yang diadakan oleh kampus DCC atau kampus UBL. Selain selalu mendapat juara, plus the best vocal juga,” kata dia.

Di festival musik yang diikutinya, kadang ia juga sering pegang gitar. “Memang selain menyanyi, Yusi bisa memainkan alat musik yang satu ini, secara otodidak belajar gitar sejak kelas 4 SD,” jelasnya lagi.

Dirinya kembali mengisahkan bahwa menjadi penyanyi panggung yang komersil mulai sejak tahun 2008. Awalnya diajak teman menyanyi di sebuah acara pernikahan, waktu itu honornya dibayar masih Rp100 ribu.

“Pengalaman lain di dunia nyanyi, saya pernah mendapat undangan ke Bali pada suatu acara pernikahan. Disini saya harus menguasai, dalam arti bisa menyanyikan lagu – lagu daerah Bali,” jelas dia.

Sampai saat ini bisa dilbilang hampir 30 tahun bergelut di dunia tarik suara sejak di bangku sekolah dasar, hingga akhirnya menjadi mata pencaharian dan menghasilkan uang.

“Dari pekerjaan ini, saya bisa menabung dan mencukupi kebutuhan lain. Suami juga mendukung pekerjaan saya, dan putra saya pun mulai mengikuti jejak mamanya menyanyi,” ungkap dia.

Di akhir perbincangan, wanita ramah berparas cantik dan ayu ini menyampaikan sukanya sebagai penyanyi.

“Banyak pengalaman, bisa bertemu orang- orang penting di Bandar Lampung ini. Seperti duta besar, gubernur, mantan gubernur, Kapolda, juga tokoh – tokoh masyarakat lainnya. Dengan mereka sebagai audiens kita bisa berinteraksi,” jelas dia.

“Menjadi kepuasan sendiri apabila melihat audiens senang, happy dan bisa ikut bernyanyi, membuat kita sebagai singer lebih bersemangat,” pungkasnya.  [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda