Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

35

TULANG BAWANG BARAT, BERITAANDA – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Nadirsyah bersama Komandan Kodim 0412 Lampung Utara Letkol Inf. Rony Faturohman dan sejumlah stakeholder terkait meninjau calon lokasi pembangunan Markas Komando (Mako) Batalyon TNI AD di Tiyuh Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nadirsyah menyampaikan bahwa pembangunan batalyon merupakan program TNI dibawah wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya yang merencanakan pembangunan enam batalyon disejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Menurutnya, pemerintah daerah menyambut baik rencana tersebut karena diyakini dapat mendorong pertumbuhan wilayah sekaligus meningkatkan keamanan, khususnya di jalur penghubung wilayah utara dan selatan Kabupaten Tubaba yang selama ini masih didominasi kawasan perkebunan dan relatif sepi.

“Program ini merupakan program pemerintah pusat melalui TNI yang harus kita dukung bersama. Kehadiran batalyon nantinya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan kemajuan wilayah, khususnya di Kecamatan Pagar Dewa,” ujar Nadirsyah.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan satu batalyon TNI AD dibutuhkan lahan minimal sekitar 50 hektare. Karena itu, pemerintah daerah saat ini terus berupaya menyiapkan lokasi yang memenuhi persyaratan tersebut.

Sementara itu, Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf. Rony Faturohman menjelaskan, bahwa pembangunan batalyon tersebut merupakan bagian dari rencana strategis TNI dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah.

Beberapa opsi lokasi yang tengah dibahas antara lain lahan hibah dari pihak swasta seluas sekitar 72 hektare, serta lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan yang masa berlakunya telah berakhir pada 2024 dan berpotensi kembali menjadi aset negara.

Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Tubaba telah mengusulkan lahan di Tiyuh Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, sebagai alternatif lokasi pembangunan batalyon. Untuk lahan yang diusulkan tersebut, masyarakat pada prinsipnya telah menyatakan persetujuan untuk pembebasan lahan. Namun demikian, masih terdapat sedikit kendala pada sebagian lahan yang saat ini masih ditanami tanaman perkebunan milik masyarakat.

Apabila usulan pembangunan tersebut dapat diajukan pada 2026, pembangunan batalyon diharapkan dapat segera direalisasikan.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh unsur masyarakat, tokoh adat, serta kepala tiyuh di Kecamatan Pagar Dewa untuk bersama-sama mendukung rencana pembangunan tersebut demi percepatan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Tubaba. (Wawan)

Bagaimana Menurut Anda