Tim Bidpropam Polda Sumsel Sidak Polres OKI, Pastikan Personel Bebas Narkoba

17

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap personel Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (23/4/2026).

Pemeriksaan ini difokuskan pada kelengkapan administrasi, sikap tampang, hingga tes urine sebagai bagian dari penguatan disiplin internal kepolisian.

Tim Bidpropam Polda Sumsel yang dipimpin AKBP Tito Dani tiba di Mapolres OKI dan disambut langsung Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH. Kehadiran tim tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin guna memastikan standar kedisiplinan personel tetap terjaga.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh anggota, baik perwira maupun bintara. Petugas mengecek kelengkapan identitas seperti kartu tanda anggota (KTA), surat izin mengemudi (SIM), serta dokumen pendukung lainnya.

Selain itu, aspek penampilan juga menjadi perhatian, mulai dari kerapian rambut, penggunaan seragam dinas, hingga kesesuaian atribut yang dikenakan personel.

Selanjutnya, pemeriksaan dilanjutkan dengan tes urine secara acak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya keterlibatan personel dalam penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjaga integritas institusi kepolisian.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pengecekan seperti ini penting untuk memastikan seluruh personel tetap berada dalam koridor disiplin dan profesionalisme.

“Pengecekan ini penting untuk memastikan seluruh personel tetap berada dalam koridor disiplin dan profesionalitas. Ini juga menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri harus menjaga sikap tampang dan menjauhi pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas kinerja anggota. Disiplin, kata dia, merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib dengan partisipasi seluruh personel. Secara umum, tidak ditemukan pelanggaran menonjol, meski beberapa catatan terkait sikap tampang tetap diberikan sebagai bagian dari pembinaan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda