Terkait Adanya Dugaan Kecurangan di TPS, Bawaslu Surati KPU Muara Enim

225

MUARA ENIM, BERITAANDA – Bawaslu Muara Enim surati KPU setempat untuk menindaklanjuti terkait adanya dugaan kecurangan pada penghitungan surat suara di TPS 10 Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim.

“Kita sudah memberikan rekomendasi atas temuan tersebut untuk ditindaklanjuti,” tukas Ketua Bawaslu Muara Enim Suprayitno di ruang kerjanya, Senin (22/4/2019).

Menurut Suprayitno, berdasarkan PKPU No. 3 tahun 2019 tentang pemungutan dan perhitungan suara, di dalam proses perhitungan surat suara harus dimulai dari surat suara presiden dan wapres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Namun yang terjadi di TPS 10 Desa Teluk Lubuk, setelah melakukan perhitungan surat suara presiden dan wapres, atas persetujuan KPPS mereka melakukan perhitungan DPRD kabupaten, dengan alasan jika dilakukan perhitungan pada malam hari banyak caleg yang datang menyaksikan perhitungan suara, sehingga dikhawatirkan akan terjadi keributan. Tetapi sebelumnya KPPS tersebut sempat diingatkan oleh petugas PTPS yang merupakan petugas perpanjangan Bawaslu bahwa proses yang mereka lakukan menyalahi aturan.

“Yang pasti petugas kami sudah mengingatkan, namun tetap dilakukan. Kalau dahulu memang boleh mengacak asal ada kesepakatan bersama, namun sekarang sudah ada aturan sesuai urutannya,” ujarnya.

Suprayitno menegaskan, setelah pihaknya mendapatkan informasi dari petugasnya di lapangan, pihaknya langsung turun ke lapangan melakukan investigasi dan supervisi. Dari hasil tersebut, pihaknya merekomendasikan ke KPU Muara Enim agar ditindaklanjuti sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ketika dikomfirmasi ke Ketua KPU Muara Enim Ahyaudin, membenarkan jika pihaknya sudah menerima surat rekomendasi dari Bawaslu tentang masalah tersebut. Saat ini, pihaknya telah memanggil pihak yang terkait, yakni tujuh orang KPPS, tiga PPS dan lima PPK terkait dengan kejadian itu dan sedang melakukan pendalaman. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda