Tampuk Kepemimpinan Kejari OKI Kini Dijabat Hendri Hanafi SH MH

220

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Tampuk kepemimpinan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kini dijabat Hendri Hanafi SH MH, yang sebelumnya bertugas sebagai Kajari Bengkulu Selatan.

Sementara itu, Dicky Darmawan SH MH tak lagi menjabat sebagai Kajari OKI, lantaran ia kini dipromosikan dan pindah tugas sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) pada Kejati Maluku Utara.

“Sesuai dengan amanah dan arahan pimpinan, ada beberapa hal yang akan menjadi atensi kita,” jelas Hendri saat diwawancarai usai acara kenal sambut di Pendopo Kabupaten OKI, Rabu (15/11/2023).

Kata dia, pertama terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Kemudian pihaknya akan melaksanakan pengawalan proses pembangunan, baik itu dari pusat maupun Pemerintah Kabupaten OKI melalui APBN dan APBD.

“Tentu kami akan melaksanakan tugas dan fungsi dalam bidang penegakan hukum, ya termasuk juga penanganan perkara korupsi yang tidak boleh berhenti, kendati adanya pergantian personel,” ujar dia.

Adanya perpindahan atau pergantian personel, lanjut dia, itu akan menjadi tugas pejabat selanjutnya. Termasuk ia akan mengonsolidasi dulu terkait dengan perkara atau kasus-kasus yang kami tangani. Sehingga bisa tentukan langkah-langkah strategis percepatan penanganannya.

“Pada prinsipnya semua prioritas, terutama terkait hajat hidup masyarakat, termasuk penggunaan dana desa,” tandas dia.

Khusus dana desa, pihaknya sudah digariskan tak hanya mengutamakan represif, tapi juga preventif.

“Kami ada kegiatan menjaga desa, juga akan mengajak seluruh kepala desa untuk berkoordinasi. Mengingatkan kembali bahwa dana desa itu bukan untuk pribadi tapi masyarakat. Ketika nanti setelah proses pendekatan, pembinaan, tidak mampu dan tidak mau, tentu yang kita pilih tindakan represif,” tegas dia.

Ada beberapa kasus yang menjadi agendanya, pertama ada kasus Bawaslu yang teman-teman mungkin juga sudah pantau. Tambah dia, kemudian ada beberapa kasus terkait dengan salah satu kepala desa.

“Semuanya dalam proses penyidikan, kasih tahu tidak ya, pada saatnya teman-teman akan mengetahui dari langkah yang sudah kita lakukan. Sekali lagi kita berusaha, bukan menargetkan, tapi optimal,” imbuh dia.

“Tidak hanya satu atau dua, siapapun nanti ternyata ada upaya menguntungkan diri sendiri perbuatannya manipulatif, baik itu kesalahan administratif atau ada dengan niat jahat misalnya fiktif segala macam, tentu akan ditindak tegas,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda