Heboh Penemuan Tengkorak di SP Padang, Identitas Korban Masih Misterius

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Warga Desa Mangun Jaya, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) digegerkan dengan penemuan sesosok tengkorak kepala manusia di pinggiran aliran sungai kecil (risan) Dusun II RT 07, Sabtu (13/6/2026) sore.

Informasi yang beredar di media sosial, khususnya Facebook, menyebutkan tengkorak tersebut diduga milik seorang warga Tanjung Menang yang dilaporkan hilang sekitar dua bulan lebih. Namun hingga kini, identitas korban masih menunggu kepastian dan verifikasi dari pihak berwenang.

Tengkorak itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ajay (23) sekitar pukul 15.30 WIB saat berada di lokasi. Terkejut melihat temuan tersebut, Ajay segera melaporkannya kepada Kepala Desa Mangun Jaya, Herman (53), dan Ketua RT setempat, Ito (54).

Mendapat laporan tersebut, pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek SP Padang IPTU Dr. Ade Candra Saputra, membenarkan adanya penemuan tengkorak manusia tersebut. Menurutnya, personel kepolisian segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari pemerintah desa.

“Begitu menerima laporan dari kepala desa, anggota langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan TKP dan memasang garis polisi,” ujar IPTU Ade Candra saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta mengetahui bagaimana tengkorak tersebut bisa berada di lokasi penemuan. Informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan identitas korban juga masih dalam proses verifikasi.

Penemuan tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar dan memunculkan berbagai spekulasi. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan proses identifikasi sepenuhnya kepada aparat berwenang.

Sementara itu, Kepala Desa Mangun Jaya, Herman, membenarkan penemuan tengkorak manusia di wilayahnya. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihak desa bersama perangkat langsung mendatangi lokasi sebelum melaporkannya kepada kepolisian.

“Benar, kami menerima laporan dari warga yang menemukan tengkorak di pinggiran risan Dusun II. Setelah mendapat informasi tersebut, kami bersama perangkat desa langsung mengecek lokasi dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” kata Herman.

Menurut Herman, temuan tersebut sempat membuat warga geger karena sebelumnya tidak ada laporan mengenai keberadaan jasad maupun aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi.

“Saat ini kami menyerahkan sepenuhnya penanganan dan proses identifikasi kepada pihak kepolisian. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap tengkorak yang ditemukan guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda