Tak Ada Seremonial, MABT Sekadau Kumpulkan Donasi dan Bagikan Lampion Imlek

84
Posko pengumpulan berbagi kasih di Yayasan Bahkti Luhur Lama komplek Pekong Fhuk Thet Chie Jalan Irian Sekadau Hilir. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Imlek 2572 di Kabupaten Sekadau dipastikan tanpa perayaan, hal ini dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19. Namun demikian, beberapa kegiatan yang tidak bersifat pengumpulan massa tetap dilaksanakan.

“Sesuai instruksi DPP dan surat edaran Gubernur Kalimantan Barat, kami tidak mengadakan kegiatan seremonial pada malam Imlek, juga Cap Go Meh tidak ada perayaan,” tukas Nyau Khun Nen alias Julianto, Sekretaris Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sekadau.

Pria yang akrab disapa Ateng itu menerangkan, bahwa MABT telah menerima surat edaran Gubernur Kalbar No : 443.1/0001 Tahun 2021 berisi tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan pelarangan sementara perayaan Cap Go Meh. Selain itu juga, adanya imbauan larangan kegiatan perayaan Imlek secara seremonial oleh Ketua DPP MABT.

Dijelaskan Julianti, DPD MABT Sekadau telah memberikan instruksi kepada ketua satu, dua dan tiga di kecamatan agar tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat pengumpulan massa atau mengundang warga pada perayaan Imlek tahun ini.

“Tapi malam Imlek jelang tengah malam ibadah tetap dilaksanakan di Pekong,” timpal Julianto.

Untuk pelaksanaan ibadah malam Imlek, menurut Julianto, pengurus MABT akan memasang spanduk imbauan 5M dan menyediakan air serta handsanitizer.

Saat ini, pengurus MABT Kabupaten Sekadau juga dalam pelaksanaan kegiatan pengumpulan berbagi kasih yang merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Sebanyak 134 orang ditargetkan menjadi penerima donasi tahun ini.

“Kita kumpulkan donasi sejak tanggal 25 Januari sampai 5 Februari. Dan tanggal 7 Februari, donasi disalurkan,” kata Julianto.

Donasi berbagi kasih berupa penggalangan pengumpulan angpau atau uang secara sukarela dan kue kerajang yang menjadi ciri khas perayaan Imlek masing – masing donatur 1 Kg yang akan dibagikan kepada penerima. Donasi ini dikumpulkan di Yayasan Bahkti Luhur Lama, komplek Pekong Fhuk Thet Chie Jalan Irian Sekadau Hilir.

Selain itu, pengurus MABT juga membagikan 1.200 buah lampion kepada masyarakat Tionghoa di 6 kecamatan. Masing – masing 200 lampion per kecamatan.

“Lampion sebagai bentuk peringatan Imlek, karena tidak boleh ada kegiatan seremonial atau yang bersifat pengumpulan massa. Nanti lampion terserah apakah dipasang di jalan-jalan atau di rumah-rumah,” tutup Julianto. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda