Syahrul Pasaribu: UGN Harus Terus Diperjuangkan Menjadi PTN

0

PADANGSIDIMPUAN, BERITAANDA – Mantan Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M. Pasaribu, mengajak seluruh civitas akademika Universitas Graha Nusantara (UGN), para alumni, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk terus memperjuangkan perubahan status UGN menjadi perguruan tinggi negeri (PTN).

Ajakan tersebut disampaikan Syahrul saat memberikan sambutan pada wisuda sarjana (S1) ke-XXXVII dan pascasarjana ke-II Universitas Graha Nusantara (UGN) yang digelar di Aula Kampus UGN, Jalan Mandailing Km 5, Padangsidimpuan, Sabtu (27/6/2026).

Dalam pemaparannya, Syahrul menegaskan bahwa cita-cita menjadikan UGN sebagai perguruan tinggi negeri harus terus diperjuangkan secara konsisten karena diyakini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.

Keberadaan perguruan tinggi negeri, menurutnya, akan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia di daerah.

“Perjuangan ini tidak boleh berhenti. Seluruh elemen harus bersinergi agar cita-cita menjadikan UGN sebagai perguruan tinggi negeri dapat terwujud,” ujar Syahrul.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Syahrul menilai, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya lulusan yang dihasilkan, tetapi juga oleh konsistensinya dalam menjalankan tiga pilar Tri Dharma, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan secara beriringan agar kampus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral.

Syahrul juga mengingatkan para wisudawan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar. Gelar akademik yang diraih, katanya, justru menjadi awal untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Ia berharap para lulusan UGN mampu menjadi agen perubahan, menghadirkan berbagai inovasi, serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Prosesi wisuda sarjana ke-XXXVII dan pascasarjana ke-II UGN berlangsung dalam suasana khidmat. Ratusan wisudawan mengikuti prosesi pengukuhan yang didampingi keluarga dan kerabat yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Wisuda tahun ini tidak hanya menjadi seremoni akademik bagi para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen UGN dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

Melalui penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta dukungan dari berbagai pihak, harapan agar UGN bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri di masa mendatang kembali mengemuka dalam forum tersebut.

Turut hadir pada acara wisuda tersebut Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, perwakilan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, YADPI, Rektor, serta seluruh civitas akademika Universitas Graha Nusantara. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda