Sulit Dapat Pupuk dan Bibit Berkualitas, Warga ‘Ngadu’ ke Anggota Komisi III DPR RI Ini

124

PESAWARAN-LAMPUNG, BERITAANDA – Sulitnya mendapatkan pupuk dan bibit berkualitas membuat warga Desa Negara Saka, Negeri Kedaton, Kabupaten Pesawaran mengadukan keluh kesahnya kepada anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari saat melakukan reses di kabupaten setempat.

Toto salah satu warga mengadukan permasalahan yang terjadi di desanya itu. Dijelaskan dia, bahwa hasil pertanian di Desa Negara Saka bisa melonjak apabila dibantu dengan bantuan pupuk dan bibit jagung yang memadai.

“Kami ini sudah berbagai usulan ke pemerintah, tapi tidak juga dapat solusinya. Terkendalanya kami karena pupuk, meskipun kami ada duitnya tapi tidak ada barangnya,” ungkap Toto saat melakukan dialog kepada Taufik Basari, Kamis (26/12/2019) sore.

Menurutnya, jika pendistribusian pupuk masih belum stabil, maka pertanian di Pesawaran akan terhambat. Tidak hanya itu, bibit yang tidak berkualitas juga akan menghambat panen sehingga masyarakat kabupaten setempat akan mengalami panceklik.

“Untuk apa pemerintah ada program-program seperti itu, kalau pendistribusian dan stok pupuk sedikit tidak maksimal,” ucapnya.

Toto berharap kepada pemerintah pusat dan daerah dapat membantu para petani yang memang bekerja dan berpenghasilan dari bertani.

“Saat ini kami meminta bagaimana solusi kedepan para petani tidak lagi sulit mendapatkan pupuk dan bibit. Karena kami tahu mana bibit yang baik atau tidaknya, artinya ini yang salah pemerintah atau ada oknumnya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Tobas sapaan akrab Taufik Basari menjelaskan, untuk masalah pupuk dan bibir nantinya akan dibicarakan dengan kementerian.

“Sangat disayangkan ketika petaninya bersemangat, tapi untuk pupuk dan bibit belum maksimal. Nanti saya akan coba komunikasikan dengan Kementerian Pertanian, karena Lampung ini juga menjadi salah satu provinsi yang menjadi lumbung pertanian setelah Jabar dan Jatim,” kata Tobas.

Tobas mengimbau kepada warga Desa Negara Saka agar tidak berkecil hati, karena pemerintah tidak akan mungkin mau melihat potensi yang meningkatkan swasembada pertanian terhambat.

“Saya sebagai wakil rakyat yang di pusat semaksimal mungkin akan membantu kesulitan di daerah saya. Sebelumnya, Alhamdullilah saya berhasil mengundang kementrian pusat datang ke Lampung untuk melihat potensi pertanian. Jadi saya minta kepada desa disini agar tidak berkecil hati, Insya Allah akan saya bicarakan di pusat agar dapat terealisasi,” pungkasnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda