Seleksi Magang ke Jepang Ketat, Hanya 10 Peserta Asal OKI Lolos ke Tahap Wawancara

2

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Dari 150 peserta yang mengikuti seleksi program pemagangan ke Jepang, lebih dari 50 persen dinyatakan gugur dalam tahapan tes yang telah dijalani. Kini, tersisa 63 peserta dari berbagai daerah yang masih berjuang mengikuti tes wawancara. Tahapan ini juga menerapkan sistem gugur.

Sebelumnya, peserta telah melewati sejumlah tahapan seleksi ketat dengan sistem gugur, yakni tes matematika dasar dan tes fisik yang meliputi lari, push-up, serta sit-up, kemudian dilanjutkan dengan tes kesamaptaan. Dari seluruh tahapan tersebut, hanya 10 peserta asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tes wawancara kali ini.

Kepala Disnakertrans Kabupaten OKI Antonio Romadhon melalui Kabid Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnakertrans OKI Agus Putra Eka Nanda, yang disampaikan melalui stafnya, Neli mengatakan, bahwa proses seleksi memang berlangsung sangat ketat.

“Jika sebelumnya putra daerah Kabupaten OKI ada sebanyak 50 peserta, setelah mengikuti tes seleksi yang telah digelar, kini hanya tersisa 10 orang yang berhak mengikuti tes wawancara hari ini. Tahapan ini juga menggunakan sistem gugur,” ungkap Neli saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).

Artinya, dari 10 peserta tersebut belum tentu seluruhnya berhasil lolos seleksi. Neli menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 63 peserta dari berbagai daerah yang mengikuti tes wawancara hari ini. Namun, belum tentu semuanya dinyatakan lolos karena proses seleksi memang berlangsung sangat ketat.

“Jika hari ini dinyatakan lolos seleksi, mereka masih harus mengikuti tahapan selanjutnya, yakni tes bahasa Jepang, medical check-up, pelatda, dan pelatnas. Dengan demikian, peserta diperkirakan baru akan diberangkatkan untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang pada Oktober-November 2027 mendatang,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda