Segera Terima Penghargaan dari PWI, Soekirman: Masuk 10 Besar Kami Bangga, Apalagi Juara Satu

242

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Setelah melakukan silaturahmi dan pengambilan nomor undian pada hari sebelumnya, Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman yang masuk dalam 10 besar nominasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, presentasikan proposalnya dihadapan para dewan juri, bertempat di kantor PWI Gedung Dewan Pers lantai 4 Jl. Kebon Sirih No. 34, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).

Di awal presentasi dihadapan para dewan juri yang terdiri dari Nungki Kusumastuti (penari, artis film, dosen Institut Kesenian Jakarta) selaku ketua merangkap anggota, kemudian ada Ninok Leksono (Kompas/Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan T (pengamat seni-budaya dan penulis buku), Atal S. Depari (Ketua Umum PWI Pusat) dan Yusuf Susilo Hartono (pelukis, wartawan senior, pengurus PWI Pusat) sebagai anggota, Bupati Soekirman menyempatkan untuk memberikan pantun pembuka.

“Jalan-jalan ke mangga dua, di Kota Bandung ada daerah si Batu, masuk nominasi sepuluh besar kami sudah bangga, apalagi jadi juara satu,” demikian petikan pantun Bupati Soekirman yang bersuku Jawa namun fasih dalam berbahasa Batak dan jago berpantun Melayu, mengawali presentasinya.

Dalam paparannya yang mengangkat tema ‘Kampung Budaya’ Merawat Pluralisme, Toleransi, Trust dan Cohesiveness untuk Kemajuan Bangsa’, Bupati Soekirman menguraikan dengan gamblang, lugas, cerdas dan sistematis sehingga mampu memukai para dewan juri dan memberikan applaus kepada bupati.

Dalam implementasi budaya, Bupati Soekirman selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mencintai budayanya. Bukan hanya sekedar seremoni belaka, akan tetapi dapat meresapinya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

“Karena budaya adalah fondasi jiwa bangsa Indonesia yang menjadi spirit (semangat) dari semua gerakan pembangunan,” tandas Soekirman.

Salah satu dewan juri Agus Dermawan menyampaikan bahwa, Bupati Soekirman merupakan salah satu kepala daerah yang peduli terhadap keanekaragaman budaya. “Soekirman merupakan budayawan yang nyambi jadi bupati,” ungkapnya.

Sementara ketua dewan juri Nungki Kusumastuti menyampaikan harapannya agar visi-misi gagasan yang telah dipaparkan dapat terus diimplementasikan di daerah.

“Kami sangat bersyukur budaya Indonesia unik dan beragam, baik dari sisi kelebihan dan kekurangannya. Apa yang sudah dicita-citakan harus dapat diwujudkan,” harapnya.

Nungki menyebut, bahwa cara membantu presiden adalah melalui daerah masing-masing, seperti  peningkatan budaya.

“Kita sadari juga bahwa manusia Indonesia yang punya gagasan, ketika bertemu dengan kepala daerah tentu harus disampaikan bagaimana cara meningkatkan sekaligus membangun daerahnya masing-masing. Semua daerah punya keunikan dan kelebihan, namun harus tetap ada benang merah yang diperjuangkan, sehingga keunikan tersebut dapat ter-eksplore dengan baik,” tandasnya.

Berdasarkan hasil presentasi yang telah dilakukan oleh Bupati Soekirman, telah dilakukan penilaian dan dikeluarkan surat keterangan dari panitia PWI Pusat dengan nomor: 48/PWI-P/HPN2020/1/2020, bahwa Bupati Serdang Bedagai berhak menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.

Dengan demikian, Bupati Soekirman akan melenggang ke Banjarmasin Kalimantan Selatan untuk menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang akan diserahkan langsung oleh presiden pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2020 mendatang. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda