Review Pamsimas, Tim Misi Teknik Bank Dunia Kunjungi Tapsel

1222

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama Tim Misi Teknik World Bank melakukan pertemuan di aula kantor Bappeda, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Rabu (30/10/2019), guna membahas program Pamsimas III di kabupaten setempat.

Ada 4 poin bahasan untuk di review yaitu, strategi keberlanjutan KPSPAMS dan asosiasi pengelola SPSMS pedesaan tingkat kabupaten, operasional sarana air minum yang terbangun, pelaksanaan konsep kolaborasi untuk pengembangan sarana air minum dan sanitasi di kabupaten dan desa, serta kualitas penerapan dari pendekatan terkait stunting, inklusif, disabilitas, dan gender.

Pemkab Tapsel yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Parulian Nasution, mengapesiasi program Pamsimas III di Kabupaten Tapsel. Pogram itu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi pada musim kemarau, sehingga masyarakat yang kesulitan mendapat air bersih dapat teratasi dengan Pamsimas.

“Sebagai penerima program, Pemkab Tapsel telah menyiapkan 3 desa tujuan kunjungan tim. Desa Kota Tua Kecamatan Tano Tombangan Angkola tahun 2017, Desa Aek Sabaon Kecamatan Marancar tahun 2018 dan Desa Janji Mauli Baringin Kecamatan Sayurmatinggi tahun 2019,” sebut Parulian.

Alasan pemilihan desa-desa itu, ungkap dia, dikarenakan telah sesuai dengan kriteria dan tujuan dari misi kunjungan tim. Diantaranya keberfungsian sarana air minum di desa-desa paska program Pamsimas, hingga kini masih berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Begitu pula kelompok keswadayaan masyarakat (KKM) dan kelompok sistem penyediaan air minum dan sanitasi (KPSPAMS) berpartisipasi aktif lakukan tugas dan perannya dalam pengelolaan dan pengembangan sarana air minum dan sanitasi yang sudah terbangun dan direncanakan untuk dikembangkan.

“Semoga program ini lebih dimaksimal lagi, sehingga upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera dapat terwujud, melalui perilaku hidup bersih dan sehat serta pencegahan stunting,” harap Sekda Parulian.

Untuk diketahui, program Pamsimas III hadir di Tapsel sejak 2016. Kegiatannya telah dilaksanakan pada tahun 2017 sebanyak 15 desa, terdiri dari 12 desa APBN dan 3 desa APBD. Tahun 2018 sebanyak 19 desa terdiri dari 15 desa APBN dan 4 desa APBD, dan tahun 2019 sebanyak 10 desa terdiri dari 8 desa APBN dan 2 desa APBD.

Maka keseluruhan pembangunan air bersih dari program Pamsimas III yang sudah terlaksana adalah sebanyak 44 desa. Sedangkan untuk tahun 2020, Tapsel telah mengusulkan 15 desa terdiri dari 12 desa APBN dan 3 desa APBD. Selain itu, untuk desa HID sebanyak 6 desa, dan desa HKP sebanyak 2 desa. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda