PT Pos dan Pemkab Banyuasin Launching Pengiriman Dokumen Capil Door to Door

29

PANGKALAN BALAI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melaunching pengiriman KTP dan dokumen kependudukan catatan sipil lainnya door to door ke rumah warga melalui layanan kantor pos di Banyuasin secara simbolis, Selasa (3/11/2020).

Bupati Banyuasin H. Askolani mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta dalam upaya mengurangi kerumunan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, sehingga warga cukup sekali datang ke kantor Dukcapil untuk mengurus dokumen. Selanjutnya akan diantar ke rumah oleh petugas pos ke rumah masing-maisng warga.

“Ini adalah terobosan baru dari Pemkab Banyuasin dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, apalagi di tengah pandemi saat ini, sehingga masyarakat diberi kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan,” ujar Askolani.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Palembang Risdayati mengatakan, dengan luas wilayah 11.832,99 Km dan jumlah penduduk 816.934 jiwa yang tersebar di 21 kecamatan, 16 kecamatan diantaranya berada di daerah perairan dengan jarak ke kabupaten 80-180 Km, maka pilihan untuk menggandeng PT Pos Indonesia dirasakan perlu dan tepat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena keberadaan kantor cabang Pos Indonesia menjangkau di wilayah kecamatan tersebut.

Dengan demikian, kata dia, masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama di kantor Dukcapil, cukup datang sekali, rekam foto dan data kependudukan, selanjutnya tinggal tunggu di rumah. Petugas pos yang akan datang mengantarkan dokumennya.

“Hal ini akan menghindari kerumunan dan protokol kesehatan bisa diterapkan, tentunya masyarakat akan mendapatkan manfaatnya langsung karena pengiriman dokumen tersebut tidak dipungut biaya dari masyarakat sepeserpun,” kata dia.

“Kantor pos siap membantu kabupaten / kota lainnya di Sumsel untuk menerapakan sistem pengiriman dokumen yang sama agar memudahkan masyarakat berurusan, sehingga tidak harus mengeluarkan banyak biaya dan waktu antri di kantor Dukcapil, sekaligus memudahkan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 untuk menghindari kerumunan massa,” tutup Risdayati. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda