Polisi Ringkus Sindikat Curanmor Puluhan TKP di Kota Palembang

36

PALEMBANG, BERITAANDA – Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Ranmor dan Resmob berhasil menangkap dua [2] pelaku curnamor yang sudah melakukan aksinya di puluhan tempat kejadian perkara (TKP) beserta sang penadah.

Kedua pelaku tersebut yakni Abdul (30) dan Supentri (35) serta penadahnya bernama Dedi (33). Ketiganya merupakan warga Palembang.

Ketiganya ditangkap berkat adanya laporan korban bernama Novtaria Sari (19), seorang mahasiwi di Palembang.

Novtaria Sari yang pada saat kejadian mengetahui motornya hampir dicuri di halaman parkir Masjid Al-Fattah Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Kemuning Palembang, Rabu (10/2) kemarin, langsung melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Irvan Prwawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana membenarkan penangkapan tersebut. Ketiganya ditangkap di tempat yang berbeda pada Rabu (11/2).

“Saat akan ditangkap, kedua pelaku mencoba kabur dan melawan petugas, sehingga keduanya diberi tindakan tegas terukur oleh anggota,” kata dia, Kamis (11/2).

Pelaku Abdul yang ditemui di ruang Reskrim Polrestabes Palembang mengakui sudah puluhan kali melakukan aksi curanmor di wilayah Kota Palembang. Ia menjelaskan, modusnya dalam menjalankan aksi bersama Supentri, yaitu terlebih dahulu mengintai sepeda motor korban yang ditinggalkan.

“Pada saat kejadian, motor korban di parkirkan dalam keadaan terkunci stang. Setelah itu, saya langsung membuka kunci kontak korban menggunakan kunci T,” katanya.

“Saat melakukan aksinya itu, diketahui warga dan langsung diamankan, lalu dibawa ke Polrestabes Palembang berikut barang buktinya,” beber dia.

Pelaku mengakui sepeda motor yang berhasil dicurinya bersama Supentri langsung dijual ke penadah. “Kami jual paling tinggi dengan harga Rp 3 juta, kemudian uangnya habis untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya. [Hanny]

Bagaimana Menurut Anda