Wakapolda Sumsel Buka Diktuk Bintara SPKT 2026, 131 Siswa SPN Betung Siap Menjadi Bhayangkara Presisi

15

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) resmi mengawali Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung, Senin (20/7/2026).

Sebanyak 131 siswa mulai menjalani pendidikan untuk dipersiapkan menjadi personel Polri yang profesional, berintegritas, humanis, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian.

Upacara pembukaan pendidikan dipimpin Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana SIK M.T.C.P, mewakili Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan tahapan strategis dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang unggul, adaptif, profesional, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di era modern.

Secara nasional, Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT Tahun Anggaran 2026 diikuti oleh 4.792 peserta didik yang tersebar di seluruh Sekolah Polisi Negara di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 131 siswa menjalani pendidikan di SPN Betung Polda Sumatera Selatan di bawah pembinaan Kepala SPN Polda Sumsel Kombes Pol Dr. Ferry Harahap SIK M.Si.

Selama lima bulan ke depan, para peserta didik akan mengikuti pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, profesionalisme, integritas, kemampuan teknis kepolisian, penguatan literasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Kurikulum tersebut dirancang untuk menghasilkan Bintara Polri yang mampu memberikan pelayanan prima, khususnya dalam pelaksanaan tugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu sebagai pintu masuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Dalam amanat yang dibacakan Wakapolda Sumsel, Kalemdiklat Polri juga menekankan pentingnya membangun karakter Bhayangkara yang berintegritas, memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung berbagai program prioritas nasional, termasuk ketahanan pangan dan penguatan pembangunan nasional.

Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa pendidikan pembentukan merupakan proses strategis dalam membangun fondasi karakter dan profesionalisme setiap calon anggota Polri.

“Seluruh peserta didik harus mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan penuh disiplin, semangat, dan tanggung jawab. Jadikan lembaga pendidikan ini sebagai tempat membentuk integritas, kemampuan, dan jiwa pengabdian sehingga nantinya mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kehormatan institusi Polri,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH mengatakan, pendidikan pembentukan Bintara SPKT merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Polri yang unggul dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.

“Sebanyak 131 siswa SPN Betung merupakan putra-putra terbaik yang telah melalui proses seleksi secara objektif, transparan, akuntabel, dan humanis. Mereka akan dibentuk menjadi personel Polri yang profesional, berintegritas, menguasai teknologi, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mengedepankan pelayanan yang cepat, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nandang, Polda Sumatera Selatan berkomitmen memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan dengan mengedepankan pembinaan yang berkualitas, bebas dari segala bentuk penyimpangan, serta berfokus pada pembentukan karakter Bhayangkara Presisi. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda