Pertamina Masih Salurkan Elpiji Subsidi dan Tunggu Juknis Pemerintah

274
Ilustrasi.

PALEMBANG, BERITAANDA – Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengubah skema subsidi elpiji 3 kilogram (Kg) dari tabung ke penerima yang akan dilakukan Juli mendatang, disikapi Pertamina dengan menunggu arahan dari pusat.

Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan, apapun langkah yang akan dilakukan pemerintah, Pertamina akan mendukung itu. Jika nantinya pemerintah mengorder elpiji 3 Kg dijual non subsidi ke pasaran, kami akan lakukan sebagaimana permintaan.

“Saat ini kita masih menyalurkan elpiji 3 Kg seperti biasa ke agen dengan harga subsidi,” ujarnya, Rabu (15/1/2020).

Disinggung soal panic buying yang bakal terjadi karena gas melon bakal mahal, Refkt mengimbau masyarakat menggunakannya sesuai kebutuhan. Jangan memborong gas ini dalam jumlah banyak, karena khawatir harganya bakal mahal nanti.

Refki juga meminta agar agen menjual harga sesuai yang sudah ditetapkan pemerintah. Jangan dinaikkan. “Tapi kalau harga di tingkat pengecer itu bukan tanggung jawab kita lagi, sebab harga jual yang kita salurkan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah pada agen,” ujarnya.

Refki menegaskan, selama ini konsumsi gas elpiji di Sumsel sesuai pagu yang ditetapkan pemerintah dan tidak over.

“Pada saat tertentu memang konsumsi gas naik pada satu kawasan, tapi di tempat lain turun karena dampak libur panjang akhir tahun lalu, sehingga dua pola konsumsi ini saling menggantikan atau substitusi. Secara umum pola konsumsinya sama, masih dalam batasan penyaluran yang ditetapkan. Data pastinya tengah kita susun sehingga tahu perkembangannya,” ujar dia.(Febri)

Bagaimana Menurut Anda