Penggunaan Kawasan Hutan Untuk Daerah Latihan Tempur Korps Marinir Resmi Ditandatangani

9

MALANG-JATIM, BERITAANDA – Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel Mar Suliono, SE bersama Administratur KPH Malang Hengki Herwanto menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) penggunaan kawasan hutan untuk daerah latihan tempur Korps Marinir TNI AL, bertempat di ruang rapat kantor KPH Malang Jl. Dr. Cipto No.14A, Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (2/3).

Kawasan hutan yang digunakan sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir tersebut berada di wilayah kerja Perum Perhutani KPH Malang, tepatnya di Pantai Kondang Iwak Dusun Sumber Pucung Desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang seluas 924,28 Ha.

Daerah latihan tempur ini telah diresmikan penggunaanya oleh Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) pada bulan Agustus 2020 dan diberi nama Pantai Baruna, setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 10 Juni 2020.

Administratur KPH Malang pada kesempatan tersebut menyampaikan, dengan adanya penggunaan kawasan hutan yang berada di wilayah BKPH Sengguruh dan BKPH Sumber Manjing digunakan sebagai daerah latihan oleh Korps Marinir, tentunya akan membantu kami dalam hal pengelolaan, perlindungan sumber daya hutan baik dari segi ekonomis, sosial serta pelestarian hutan bersama-sama masyarakat sekitar akan lebih baik dan optimal dengan hadirnya Korps Marinir TNI AL.

Dirinya juga berharap setelah pelaksanaan PKS ini diharapkan akan segera ditindak lanjuti dengan kegiatan riil di lapangan oleh kedua belah pihak, baik kami selaku pengelola hutan maupun Korps Marinir.

Sedangkan Dankolatmar dalam sambutannya menjelaskan, bahwa proses administrasi telah dilalui dari tingkat bawah sampai dengan tingkat pusat, survei, penyusunan perjanjian kerjasama sampai dengan dokumen lingkungan telah dilengkapi semua.

“Saat ini merupakan momen yang sangat penting, sehingga para pihak dapat duduk bersama untuk melaksanakan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama hingga tidak ada keraguan dasar hukum kawasan ini dijadikan sebagai sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir,” kata dia.

Dankolatmar mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya penandatanganan PKS ini.

“Atas nama Korps Marinir, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Perhutani, khususnya KPH Malang atas dukungan dan kemudahan yang diberikan selama berlangsungnya proses ini. Semoga kerjasama ini terus terjalin dengan baik. Komitmen kami hutan harus dijaga dan dilindungi kelestariannya, dan kami siap bekerjasama dengan pihak Perhutani KPH Malang untuk mengamankan kawasan hutan yang sudah menjadi daerah latihan tempur Marinir ini,” jelasnya.

Hadir dalam penandatanganan ini dari Korps Marinir TNI AL antara lain Kolonel Marinir Suliono SE (Dankolatmar), Letkol Mar  Abdi Zunanda Tambunan (Wadankolat), Letkol Mar Suprihatin (Pasintel), Letkol Mar Pujiono (Paspers), Letkol Mar Wisnu (Paslog), Letkol Mar Rofiq Anwar (Dan Danpuslatpumar 4 Purboyo), Letkol Mar Data (Pasbangtik), Mayor (KH) Rudi (Kaakun), serta Mayor Marinir Sutiono (Kasikum).

Sementara dari Perhutani antara lain Hengki Herwanto Administratur KPH Malang, Heru Restio (Waka Barat), Agus Suwanda (Waka Timur), Padi Subowo (Asper Sengguruh), Sukiyat (KRPH Sumbermanjing Kulon), dan Suprianto (Kss Komper). [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda