Pemkot Gunungsitoli Adakan Lomba Cipta Menu B2SA

179

GUNUNGSITOLI-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka mendorong percepatan keanekaragaman pangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Gunungsitoli melaksanakan kegiatan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman ( B2SA) yang dilaksanakan di ruang rapat kantor walikota setempat, Jumat (28/6/2019).

Walikota Gunungsitoli yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Agustinus Zega menyampaikan, pangan dan kualitas sumber daya manusia adalah dua sisi yang tidak terpisahkan. Aspek mendasar dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Hal ini harus terus-menerus dipersiapkan dengan baik, guna menghadapi persaingan global yang semakin ketat saat ini.

Oleh karena itu, lanjut sekda, pemenuhan pangan dan gizi ini selalu menjadi prioritas pembangunan nasional sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan, mengamanatkan bahwa pemenuhan pangan sebagai kebutuhan dasar manusia menjadi tanggung jawab negara yang diselenggarakan berdasarkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan dan ketahanan pangan.

“Hal ini berarti kita perlu meningkatkan keanekaragaman pangan sebagai upaya meningkatkan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, sesuai potensi sumber daya lokal yang kita miliki. Memaksimalkan kemampuan daerah kita untuk memproduksi pangan dari sumber daya lokal, untuk mewujudkan kondisi terpenuhinya pangan dalam keluarga,” jelas dia.

Menurut sekda, konsumsi pangan masyarakat Kota Gunungsitoli saat ini masih belum mencerminkan pola makan gizi seimbang. Hal itu ditunjukkan tingginya tingkat konsumsi padi-padian yang mendominasi sumber karbohidrat. Sedangkan konsumsi umbi-umbian masih sangat rendah serta konsumsi sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral juga sangat rendah.

“Oleh karena itu dengan momen-momen seperti lomba-lomba cipta menu ini diharapkan masyarakat, terutama kaum ibu-ibu, bisa berinovasi dan kreatif dalam membuat anekaragam pangan dalam keluarga dan bisa juga sebagai langkah peningkatan pendapatan keluarga dengan menciptakan produk-produk unggulan daerah yang bisa kita komersilkan yang berbasis sumber daya lokal,” kata dia.

Jelasnya lagi, di Kota Gunungsitoli masih banyak potensi-potensi alam, tetapi belum maksimal dikelola dan dibudidayakan secara agribisnis.

“Inilah tantangan kita bagaimana bisa mewujudkannya, sehingga ada produk unggulan ciri khas yang bisa kita pasarkan, baik di tingkat kota dan kalau bisa go nasional dan internasional,” terangnya.

Sekda menghimbau para camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat untuk bersama-sama mendorong masyarakat agar turut berpartisipasi aktif dalam pencapaian pembangunan ketahanan pangan di Kota Gunungsitoli, terutama OPD terkait yang menangani bidang perekonomian saling bekerjasama dan menguatkan satu sama lainnya.

Ketua TP. PKK Gunungsitoli Tini Lakhomizaro Zebua menyampaikan tentang bagaimana agar makanan yang disajikan dalam keluarga memiliki nilai gizi yang baik, sehingga gizi untuk anak-anak dapat terpenuhi dan pemenang pada lomba ini akan dibawa pada lomba di tingkat provinsi sebagai utusan dari Kota Gunungsitoli.

Untuk diketahui, bahwa lomba ini diikuti dari masing-masing perwakilan dari PKK Kecamatan, dan ada yang mengutus 2 kelompak dan 1 kelompok. Dan yang terbaik diraih oleh peserta ibu-ibu PKK Kecamatan Gunungsitoli Selatan.

Turut hadir para asisten, staf ahli, pimpinan SKPD lingkup Kota Gunungsitoli dan para undangan lain. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda