Pemkab Tapsel Bantu Korban Kebakaran di Marancar

527
Bupati dan jajaran Pemkab Tapsel menyemangati para korban musibah kebakaran di Kelurahan Pasar Sempurna, Jumat (24/1/2020) sore.

TAPSEL-SUMUT, BERITANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu turun langsung menyerahkan sejumlah bantuan guna meringankan derita warga, korban kebakaran di Lingkungan III, Kelurahan Pasar Sempurna, Kecamatan Marancar, Jumat (24/1/2020) sore.

Turut mendampingi bupati antara lain Kalaksa BPBD Ilham Suhardi, Kepala BKD Ahmad Suaib Harianja, Kadis PMPTSP Sofyan Adil, Kadis Perpustakaan dan Arsip Ongku Muda Atas, Camat Marancar Sufri Siregar, Kabid Jaminan dan Perlindungan Sosial, dan lurah setempat.

Bantuan berasal dari BPBD Tapsel, yaitu beras 30 Kg, mie instan 15 kardus, telur 30 papan, matras 15 lembar, tikar 8 lembar, selimut 15 lembar, tas sekolah 11 buah, perlengkapan bayi 12 set, alat dapur 15 set, handuk, senter, mantel dan lain-lain 15, serta sandang 15 potong.

Dari Dinas Sosial berupa matras biru 36 lembar, tenda gulung biru 12 lembar, selimut 36 potong, peralatan makan 5 set, familiy kid 24 buah, sajadah 12, seragam sekolah SD (8 pasang), SMP (6 pasang), SMA (3 pasang), training pendek (5 baju 3 celana), panjang (2 potong).

Sejumlah bantuan itu diserahkan Bupati Tapsel ke penjaga posko bantuan untuk selanjutnya disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima bantuan, atau korban yang tertimpa musibah kebakaran pada Kamis (23/1/2020).

Kepada para korban, Bupati Syahrul memberi semangat dan meminta untuk selalu sabar dan tabah, serta kuat menjalani ujian atau musibah. Dari musibah itu, kata dia, terdapat hikmah bagi semua agar ke depan lebih berhati-hati lagi.

“Ini adalah pembelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati, agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya, mengingatkan bahwa siapapun tidak ada yang menginginkan atau tertimpa bencana. Dimana dan kapanpun itu, bencana terjadi bila Allah berkehendak.

Berangkat dari itu, atas nama Pemkab Tapsel, Syahrul mengaku ikut prihatin dan berduka atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan 14 rumah penduduk. Dia meminta korban supaya tidak larut dalam kesedihan, tapi harus bangkit berusaha untuk menata hari esok.

Ditambahkannya lagi, pemkab pun tidak akan tinggal diam. Penyaluran bantuan merupakan wujud kepedulian sekaligus bentuk empati pemerintah terhadap rakyatnya. Meski nominal bantuan belum seberapa, tapi inilah ungkapan isi hati pemkab yang paling dalam.

“Bahwasanya, kami juga ikut merasa apa yang ibu dan bapak rasakan. Semoga dengan sedikit bantuan yang diserahkan ini, paling tidak akan meringankan beban kesusahan saudara kami. Manfaatkan dan pergunakan bantuan dengan sebaik-baiknya,” pungkas bupati. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda