Pandemi, BP Jamsostek Sidimpuan Ringankan dan Relaksasi Iuran

70

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Di masa pandemi Covid-19, pihak Badan Penyelenggara (BP) Jamsostek telah memberikan keringanan dengan melakukan relaksasi iuran kepada pemberi kerja.

“Relaksasinya dari 100 persen menjadi 1 persen,” ujar Kepala BP Jamsostek Padangsidimpuan Muhammad Syahrul Chaniago saat beraudiensi ke Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution beberapa hari yang lalu.

Selanjutnya, papar Muhammad Syahrul, hingga bulan September 2020, BP Jamsostek Padangsidimpuan telah membayar santunan kepada sejumlah nasabah meninggal dunia sebesar Rp32 miliar.

Selain telah membayar klaim nasabah meninggal dunia, jelas Syahrul, pihaknya juga telah membayar iuran kepada pekerja yang terdaftar di BP Jamsostek Sidimpuan sampai September sebesar Rp37 milliar.

“Iuran kepada peserta BP Jamsostek langsung dibayarkan kepada masing-masing rekening bank peserta. Sama halnya dengan santunan ke nasabah yang meninggal langsung dibayarkan,” sambung dia.

Pada kesempatan itu, Kepala BP Jamsostek menyampaikan bahwa pada tanggal 5 Desember 2020 akan diresmikan kantor BP Jamsostek Cabang Koordinator Padangsidimpuan yang akan dihadiri Dirut BP Jamsostek Pusat.

Kadis Ketenagakerjaan Padangsidimpuan Rizman Khalik mengatakan, jumlah tenaga kerja di kota ini yang terdaftar di BP Jamsostek adalah sebanyak 4.481 tenaga kerja.

“Perusahaan besar kecil yang kami data sebanyak 460 dan yang wajib lapor sebanyak 200 perusahaan dengan karyawan minimal 10 orang sesuai UU No. 7 Tahun 1981,” terang Rizman.

Mengingat iuran BP Jamsostek termasuk ringan, dia pun menyarankan kepada setiap perangkat daerah agar memasukkan staf non ASN untuk mendaftar menjadi peserta BP Jamsostek secara mandiri.

Sementara, Walikota Irsan Efendi Nasution berharap, BP Jamsostek bisa bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengapresiasi langkah BP Jamsostek yang memberikan keringan iuran di masa pandemi Covid-19.

Pembayaran jaminan yang disalurkan BP Jamsostek langsung kepada pekerja, bagi Irsan, dinilai mampu menjadi jaring pengaman sosial meringankan beban masyarakat di masa sulit seperti saat ini. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda