OKI Siaga PMK Jelang Idul Adha

36

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat secara serius melalukan upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang bersifat menular pada hewan ternak, sekaligus melakukan penyuluhan untuk memantau dan menangani PMK pada hewan ternak, bertempat di Pasar Hewan Tugu Jaya Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI.

“Upaya pencegahan ini membutuhkan komitmen para pedagang ternak, terutama menjelang Idul Adha tahun ini. Para pedagang harus disiplin memahami dan safety merawat hewan ternak serta diberikan obat dan vitamin. Hewan ternak di OKI aman, sehat dengan kualitas sangat baik untuk dikonsumsi,” ujar Ir. Imlan Kairum M.Si selaku Kepala Disbunnak OKI, Kamis (16/6).

Lebih lanjut Imlan menjelaskan, PMK ini menyerang hewan ternak yang berkuku genap seperti sapi, kerbau, kambing dan domba.

“PMK ini menyebar dengan cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi. Tanda hewan yang tertular antara lain demam tinggi, hipersalivasi, sebagian ada lepuh di lidah dan rongga mulut, pincang, luka pada kaki dan lepasnya kuku pada sapi yang menular sangat cepat dalam satu kawanan kandang,” imbuhnya.

Pasar Hewan Tugu Jaya Lempuing dipilih menjadi lokasi pengecekan, karena merupakan pasar hewan terbesar di Kabupaten OKI dengan 7.800 ekor sapi.

“Pembentukan gugus tugas untuk pengawasan hewan ternak, khususnya di Pasar Hewan Tugu Jaya, kita berharap tidak ada yang terjangkit PMK ini. Mari kita jaga wilayah kita,” jelas Imlan mengakhiri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten OKI H. Husin S.Pd MM M.Pd mengatakan, begitu ada virus PMK ini langsung memberikan instruksi membentuk satgas agar tidak begitu cepat menyebar.

Satgas yang terkait antara lain Dandim 0402 OKI, Polres, dan OPD terkait.

“Kami menyarankan, mudah-mudahan pendemi PMK ini dengan kita bergotong-royong akan teratasi dengan baik,” tandasnya.

Gugus tugas tersebut merupakan instruksi langsung dari Gubernur Herman Deru melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Khususnya, saat penyakit mulut dan kuku muncul di beberapa daerah.

Ruzuan Efendi MM selaku Kepala DKPP Sumsel mengakatan, kami memapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Kabupaten OKI, bahwa kita harus mematuhi aturan agar semua hewan ternak selalu sehat dan pandemi PMK ini terhindari bahkan teratasi. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda