Narkoba Musuh Bangsa, Wabup Tapsel: Hindari Sejauh Mungkin

80

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Sebagai musuh bangsa yang kini menjadi masalah serius yang butuh penanganan bersama, masyarakat serta generasi muda diharuskan melawan narkoba dengan cara menghindarinya sejauh mungkin.

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Tapsel Aswin Siregar, Rabu (4/11/2020), di aula Hotel PIA, Padangidimpuan, saat menjadi narasumber sekaligus membuka acara workshop penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat.

“Karenanya, mari sama-sama kita jaga generasi penerus bangsa agar terbebas dari gerusan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dimulai dari diri sendiri dan orang-orang terdekat serta lingkungan masing-masing,” ajak wabup, di acara yang digawangi BNNK Tapsel tersebut.

Lebih jauh dikatakannya, penggiat anti narkoba merupakan orang-orang terpilih yang menjadi kepanjangan tangan BNN di lingkungannya masing-masing, untuk kemudian bisa menggerakan partisipasi masyarakat, dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sinergitas dengan penggiat anti narkoba dalam upaya pencegahan itu dapat menyelamatkan dan melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan narkoba. Perlu kesungguhan, karena tugas yang diemban memiliki tantangan berat.

Kepala BNNK Tapsel AKBP Tongku Bosar Pane menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan calon penggiat anti narkoba tentang pengetahuan dan pemahaman mengenai Pencegahan, Pemberdayaan, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kegiatan ini juga memiliki makna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang semakin meningkat, sehingga dibutuhkan sebuah gerakan untuk menyadarkan seluruh komponen masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Tapsel.

“Melalui kegiatan ini, diharap bisa membangun solidaritas dan sinergitas, dalam kerangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan peredaran gelap narkotika,” ujar AKBP Tongku.

Narkoba, bagi dia, menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Dari itu, semua kompenen masyarakat harus miliki semangat bergelora berbingkai kebersamaan, sebagai upaya melawan kejahatan narkotika.

Kepada para peserta, diminta supaya mengikuti workshop dengan serius agar menjadi penggiat anti narkoba guna meningkatkan peran serta masyarakat di bidang P4GN, demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Di sela-sela sesi tanya jawab, Ketua DPC Mapan Tapsel Raja MP Harahap menyarankan agar supaya BNNK Tapsel membentuk suatu wadah untuk saling bertukar informasi sesama organisasi penggiat anti narkoba se-Tabagsel.

“Serta mengajak seluruh organisasi penggiat anti narkoba untuk mendukung penuh usulan Kepala BNNK Tapsel yang baru dalam mendirikan pusat rehabilitasi se-Tabagsel yang bekerjasama dengan Pemkab  Tapsel,” harap Ketua DPC Mapan Tapsel. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda